Kenaikan Tarif Ojol Dinilai Terlalu Tinggi, Pemerintah Diminta Kaji Ulang

Jumat, 26 Agustus 2022 – 22:48 WIB
Tarif ojek online alias ojol bakal naik. Foto: Natalia Laurens/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kebijakan tarif baru ojek online (ojol) dinilai terlalu mahal.

Batasan tarif per zona juga tidak mencerminkan daya beli masyarakat di masing-masing wilayah, dan tarif yang sudah berlaku sekarang dinilai sudah sesuai.

BACA JUGA: Tarif Ojol Naik, Masyarakat Diprediksi Bakal Beralih ke Kendaraan Pribadi

Hal itu berdasarkan survei terbaru Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) yang berjudul, 'Persepsi Konsumen Terhadap Kenaikan Tarif Ojek Daring di Indonesia'.

Penelitian tersebut dilakukan untuk menjawab memahami respons konsumen terhadap kebijakan kenaikan tarif yang berpedoman pada Kepmenhub No. 564/2022, sekaligus memberikan gambaran terkait daya beli dan willingness to pay (kesediaan membayar) konsumen terhadap layanan Ojol.

BACA JUGA: TOP, Pupuk Indonesia Raih The Most Inspirational Taxpayer

“Kami melihat penentuan tarif tidak bisa hanya mempertimbangkan dari sisi pengemudi, tetapi juga konsumen serta mitra lain di dalam ekosistem seperti pedagang dan UMKM," ujar Ketua Tim Peneliti Rumayya Batubara.

Riset menemukan bahwa mayoritas konsumen hanya mampu memberikan tambahan biaya sebesar Rp 500 – Rp 3.000 untuk setiap perjalanan yang dilakukan menggunakan layanan ojek daring.

BACA JUGA: Pertalite Harus Diarahkan Agar Tepat Sasaran

Bila dilihat dari segi tambahan biaya per hari, konsumen hanya bersedia membayar biaya tambahan sebesar Rp 1.000 – Rp 20.000 per hari atau maksimum sekitar Rp 1.600 per km.

Dampak dari tarif yang baru ini juga mendorong konsumen untuk beralih ke kendaraan pribadi.

Sebanyak 53,3 persen konsumen juga menyatakan akan kembali menggunakan kendaraan pribadi, jika kenaikan tarif ini jadi diberlakukan.

“Perpindahan para pengguna Ojol ke kendaraan pribadi ini tentunya juga akan memperparah kemacetan yang terjadi di kota-kota besar," tambah Rumayya.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler