Kenapa Anak-Anak Belum Mendapatkan Vaksinasi Covid-19? Ini Kata Prof Wiku

Jumat, 28 Mei 2021 – 21:05 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto: Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengungkap alasan anak-anak belum mendapat vaksinasi COVID-19.

Wiku mengatakan, pemerintah masih fokus melakukan vaksinasi kepada kelompok rentan, yaitu dilihat dari kontribusi terbesar kasus nasional.

BACA JUGA: Prof Wiku: Pastikan Seluruh Daerah Memiliki Fasilitas & Sumberdaya yang Cukup untuk Testing Covid-19

Secara statistik kasus nasional didominasi oleh usia di atas 19 tahun, sedangkan persentase kasus positif anak antara usia nol sampai 18 tahun tidak sampai sepuluh persen.

Namun, ke depan tidak menutup kemungkinan secara bertahap populasi anak-anak akan mendapatkan vaksinasi.

BACA JUGA: Sebegini Jumlah Dosis Vaksin Covid-19 yang Sudah Diterima Indonesia

BACA JUGA: Begini Penjelasan Wamenkes Soal Perkembangan Mutasi Virus Covid-19 di Indonesia

"Karena sesuai amanah presiden, agar berupaya keras (memberikan) setiap orang haknya untuk divaksin," tutur Wiku dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (28/5).

Pria berusia 57 tahun ini menambahkan, belum masifnya vaksinasi COVID-19 bagi anak-anak bukan hanya terjadi di Indonesia. Di seluruh dunia pun sama.

Hal tersebut disebabkan karena hanya sebagian merk vaksin yang diujicobakan kepada anak-anak.

"Hanya sebagian merek vaksin yang diujicobakan kepada anak-anak saat proses pengadaannya," kata Wiku. (antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler