Kendala Utama Dorong Industri Kecil dan Menengah Melek Digital

Jumat, 17 Mei 2019 – 01:52 WIB
Ilustrasi pelaku UMKM di bidang batik. Foto: Kaltim Post/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah menargetkan sepuluh ribu industri kecil dan menengah (IKM) melek digital pada 2020.

Karena itu, pemerintah terus mendorong pelaku IKM agar terampil memanfaatkan teknologi.

BACA JUGA: Genjot Ekspor, Bea Cukai Mataram Rangkul Pengusaha UMKM Lombok

Selain membuat kinerja menjadi lebih efisien, pemanfaatan teknologi berguna untuk memasarkan produk.

BACA JUGA: Tekanan LSM Asing Rugikan Petani Tembakau di Indonesia

BACA JUGA: TunaiKita Dorong UMKM dan Startup Segera Ajukan Perizinan Resmi

Kasie Pemberdayaan Industri Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Burhan Mulyono menyatakan bahwa teknologi digital sangat penting untuk menunjang pemasaran.

Di antara tiga rangkaian proses industri (produksi, pengemasan, dan pemasaran), pemasaran yang paling membutuhkan teknologi. Sebab, pemasaran bersinggungan langsung dengan konsumen.

BACA JUGA: Sukseskan Bisnis, UMKM Lebih Percaya Go-Food

’’Kami telah bekerja sama dengan sejumlah marketplace untuk keperluan pemasaran ini,’’ kata Burhan, Rabu (15/5).

Salah satu marketplace yang pemerintah gandeng untuk memasarkan produk-produk IKM adalah Mbizmarket.

Namun, membuat IKM melek digital bukanlah perkara mudah. Ada banyak kendala yang harus pemerintah singkirkan.

Kendala yang paling besar adalah literasi digital para pelaku IKM. Selain itu, juga wawasan para pelaku IKM tentang pemasaran.

’’Mereka belum bisa mengemas produk mereka dengan menarik,’’ ungkap Burhan.

Biasanya, imbuh dia, produk IKM hanya dikemas seadanya. Dibungkus plastik dan diberi label sederhana.

Karena itu, pemerintah harus bersinergi dengan IKM dalam mengatrol tingkat keterjualan produk.

’’Perlu ada dukungan dari dinas. Berupa pelatihan maupun pendampingan, termasuk melibatkan perusahan e-commerce dan perusahaan teknologi,’’ ujar Burhan.

Kemenperin sudah gencar menyosialisasikan program e-smart untuk meningkatkan literasi digital para pelaku IKM sejak beberapa tahun terakhir. (res/c22/hep)

BACA ARTIKEL LAINNYA... UMKM Butuh Kebijakan Tepat Sasaran


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler