Kepala BKP Kementan Pede Target Sergap 1,5 juta Ton Tercapai

Selasa, 08 Januari 2019 – 06:42 WIB
Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Serapan Gabah/Beras Petani (Sergap) 2019 di Kantor Perum Bulog, Jakarta, Senin (7/1). Foto: Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Serapan Gabah/Beras Petani (Sergap) 2019 di Kantor Perum Bulog, Jakarta, Senin (7/1).

Rakor bertujuan untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Sergap pada 2019, khususnya dalam menghadapi puncak musim panen yang diperkirakan terjadi pada Maret hingga April 2019.

BACA JUGA: Kementan Wujudkan Petani Milenial di Lahan Rawa

"Pada Januari hingga Maret 2019 terdapat potensi produksi beras sebesar 12,5 juta ton, sedangkan kebutuhan konsumsi masyarakat untuk tiga bulan  hanya sebesar 7,5 juta ton. Diperkirakan akan ada surplus beras sebesar lima juta ton," ujar Agung.

Agung juga optimistis hingga Maret 2019 target Sergap akan tercapai.

BACA JUGA: PDB Sektor Pertanian Terus Membaik

"Jika bisa bersinergi, sangat mudah mencapai target Sergap sebesar 1,5 juta ton,” tambah Agung.

Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar mengatakan, jajarannya telah menyiapkan beberapa strategi khusus dalam upaya pengadaan gabah/beras. 

BACA JUGA: Balittri Bisa Jadi Mercusuar Bagi Kementan

“Ada beberapa strategi yang kami siapkan antara lain pemetaan data dan informasi panen, penguatan jaringan kerja hingga ke pelosok daerah dan desa, hingga optimalisasi pengadaan gabah/beras melalui kerja sama kemitraan,” ujar Bachtiar.

Dia menambahkan, pihaknya juga sudah menyiapkan empat strategi khusus.

“Yaitu di bidang pendanaan, penguatan satker, penyiapan 1.507 gudang, dan 66 unit pengolahan,” kata Bachtiar.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Aster KASAD Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo mengatakan, tahun lalu pihaknya telah bekerja sama dengan baik bersama Bulog.

Karena itu, dia berharap pada 2019 ini kerja sama dapat ditingkatkan lagi.

“Kami sudah koordinasi dengan para perwira yang ada di lapangan untuk secara melekat dapat mengawal operasi Sergap ini secara terintegrasi di daerah, bersama kepala divre dan dinas setempat,” ujar Gathut. (adv/jpnn) 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kementan Terus Kembangkan Instrumen Dagang SPS


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler