Kepala OIKN: Pembangunan IKN Membutuhkan Teknologi dan Pengetahuan

Senin, 29 Mei 2023 – 08:48 WIB
Pembangunan IKN Membutuhkan Teknologi dan PengetahuanIlustrasi. Foto: Kementerian PUPR

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Ir. Bambang Susantono menyatakan bahwa teknologi dan pengetahuan tidak bisa dipisahkan dalam pembangunan di era disrupsi.

Dia menyampaikan hal tersebut dalam halal bihalal dan peringatan Milad ke-25 Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Dosen Indonesia (DPP ADI) sekaligus Seminar Nasional dalam menyambut Hari Kebangkitan Nasionak atau Harkitnas.

BACA JUGA: BPK Serahkan Laporan Hasil Pemeriksaan Pertama OIKN di Titik Nol Nusantara

"Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah investment, knowledge, dan network," kata Bambang Susantono, dalam keterangannya, Senin (29/5).

Menurut dia, dengan target pembangunan IKN hingga 2045, diperlukan kemampuan memprediksi dan menyiapkan kota masa depan melalui kolaborasi pengetahuan.

BACA JUGA: Pembangunan IKN Membutuhkan Sistem Perpipaan yang Berkualitas

"Hal tersebut sebagai bentuk transformasi bekerja, belajar, dan cara hidup ke depan," lanjut Bambang.

Sementara itu, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN sekaligus Ketua Umum DPP ADI, Prof Mohammed Ali Berawi menyampaikan program yang telah dilakukan.

BACA JUGA: Pembangunan Infrastruktur IKN Nusantara Menyerap 6.700 Tenaga Kerja

Di antaranya seminar series yang dilakukan rutin bersama diaspora Indonesia, pengembangan jurnal ADI yang saat ini terindeks Sinta, dan ADI Award.

"Pelaksanaan ADI Award pada September lalu sekaligus ajang internasional interdisciplinery conference on reseach & opportunites (IICRO)," jelas Prof Ali Berawi.

Dia mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan pelantikan pengurus wilayah ADI di kalimantan Timur, dan Aceh.

Dalam Seminar Nasional turut hadir antara lain Prof. Ir. Nizam, Ph.D., Dr. Ing. H. Ilham Akbar Prof. Dr. Budi Djatmiko, dan Prof. Dr. Ir. Riri Fitri Sari. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler