Ketahuan Merokok di Hotel, Zulkarnain Didenda Rp 1,3 Juta

Jumat, 15 Juni 2018 – 16:59 WIB
Pebulu tangkis putra Malaysia Iskandar Zulkarnain mengakui bahwa ia memang merokok di tengah perhelatan Piala Thomas dan Uber 2018. Foto: bwfbadminton.com

jpnn.com, KUALA LUMPUR - Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) menjatuhkan sanksi kepada pebulutangkis tunggal putra Malaysia Iskandar Zulkarnain Zainuddin.

Dia dihukum lantaran merokok di kamar hotel selama Piala Thomas di Bangkok, Thailand bulan lalu.

BACA JUGA: Konsistensi Jadi PR Ganda Putri Jelang Asian Games 2018

Iskandar harus membayar denda sebesar RM 372 setara Rp 1,3 juta kepada BAM atas keteledorannya itu.

BAM mengetahui hal tersebut setelah menerima surat tagihan kamar dari pihak hotel. Kamar yang ditempati Zulkarnain mengalami kerusakan kecil akibat aktivitas merokok di dalam kamar itu.

BACA JUGA: Asian Games 2018: 2 Legenda Beber Kelemahan Pebulu Tangkis

”Saya tidak akan menyangkalnya (merokok, Red). Saya telah membuat kesalahan dan telah membayar dendanya. Sisanya saya serahkan ke BAM,” ucap Zulkarnain dilansir thestar.com. Dia juga diminta untuk mengikuti program rehabilitasi. Pebulutangkis 28 tahun itu pun menuruti permintaan itu.

Menurut dia, merokok sebagai salah satu pelampiasan kekalahannya saat melawan wakil Denmark Jan O Jorgensen pada fase grup Piala Thomas. Saat itu dirinya harus takluk 21-16, 17-21, 14-21.

BACA JUGA: Jokowi Tanding Bulu Tangkis Melawan Sultan Brunei

”Terkadang, dalam menangani kekecewaan, seseorang cenderung membuat kesalahan,” ujarnya.

Hingga saat ini, BAM masih menginterogasi Zulkarnain. Presiden BAM Datuk Seri Norza Zakaria menyatakan, ulah atletnya tersebut adalah masalah serius. ”Kami tidak mentolerir atlet yang merokok dan berjudi.

Komite Kepelatihan BAM Datuk Ng Chin Chai sudah menyampaikan peringatan kepada atletnya mengenai aturan yang harus dipatuhi.

”Yang jelas, kami sudah berkali-kali sampaikan ke atlet kami. Ke depannya, kami akan adakan tes khusus untuk memastikan atlet kami bebas dari rokok. Ini belum pernah kami lakukan, tapi sepertinya akan efektif,” katanya.

Sementara itu, pelatih tunggal putra Malaysia Hendrawan tidak mau angkat bicara mengenai masalah tersebut. Zulkarnain bukan anak didiknya. Mantan pemain tunggal putra Indonesia itu merasa tidak berkepentingan untuk mengomentari.

”Zulkarnain tidak langsung saya latih. Kalau saya berkomentar takutnya tidak pas. Sorry,” terangnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin. (han)

BACA ARTIKEL LAINNYA... HUT Ke-7, PB Exist Berambisi Cetak Banyak Atlet Berprestasi


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler