Ketemu Wanita Cantik Saat Mau Kencing, Ketut Arya Tiba-Tiba Sudah di Atas Pohon

Minggu, 05 Juli 2020 – 07:51 WIB
Salah seorang warga Desa Lembar diturunkan dari pohon aren ketinggian delapan meter dalam kondisi tak sadarkan diri. Foto: Ist/Lombok Post

jpnn.com, LOMBOK BARAT - Sejumlah warga Dusun Kuranji, Desa Lembar, Lombok Barat Nusa Tenggara Barat meyakini keberadaan makhluk gaib, apalagi setelah kejadian yang dialami Ketut Arya alias Sinchan, yang pingsan setelah ketemu wanita cantik.

Senin 29 Juni lalu, Shincan disebut-sebut telah diculik jin.

BACA JUGA: Pengakuan Wanita Cantik sebagai Vampir, Minum Darah, dan Berusia 600 Tahun

"Jam 7.15 (Wita) malam, Ketut Arya beli air aren di kampung sekitar. Setelah itu, dia kencing sebentar. Tiba-tiba dicari penjual air aren, dia sudah tidak ada," ungkap Kepala Dusun Kuranji Nyoman Kantun, seperti dikutip dari laman Lombok Post, Sabtu (4/7).

Setelah dicari hampir sejam, Shincan tak kunjung ditemukan.

BACA JUGA: Mayat Wanita Cantik Tanpa Busana Ditemukan di Perumahan Mewah, Ternyata...

Sementara kendaraannya dan air aren yang dibelinya, masih di tempat semula. Ini membuat pedagang air aren panik dan melaporkan ke masyarakat.

Setelah dicari ke beberapa rumah, Shincan tak juga ditemukan.

BACA JUGA: Ternyata Makhluk Gaib Menyeret Pegawai RS Itu Berwujud Perempuan Berambut Panjang Bawa Anak Kecil

Akhirnya mereka sepakat untuk mencarinya menggunakan alat gamelan atau yang biasa dikenal dengan istilah Beleganjur.

Ini adalah metode untuk mencari orang yang diyakini hilang diculik jin atau mahluk astral.

"Karena orang hilang disembunyikan mahluk astral ini sudah sering terjadi di Kuranji. Bahkan anak saya saat berusia tujuh tahun juga pernah hilang seperti ini,” beber Kadus Kuranji, Nyoman Kantun.

Sambil menabuh gamelan, Kadus beserta ratusan warga berteriak mencari Ketut Arya. Namun tak ada respons sama sekali.

Warga mencarinya ke semua sudut kampung, sawah, hingga kebun sekitar dusun. “Hampir tiga jam dicari,” tuturnya.

Setelah sampai di kebun pohon aren, kejadian aneh terjadi. Tangga yang terbuat dari bambu tiba-tiba jatuh dari pohon. Ini membuat warga curiga.

Akhirnya warga yang membawa senter beramai-ramai mengarahkan lampu senter ke arah pohon aren yang diperkirakan memiliki tinggi delapan meter tersebut.

Dengan kondisi saat itu cukup gelap, di atas pohon aren ditemukan tubuh manusia menggunakan baju kuning yang dipercaya sebagi ciri-ciri Sinchan.

Warga akhirnya bergegas mengambil empat buah tangga untuk menurunkan pria 20 tahun tersebut.

Saat di atas pohon, Ketut Arya alias Sinchan ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri.

Tubuhnya duduk di pohon aren dalam kondisi yang sangat aneh.

"Kondisinya duduk di pelepah pohon aren. Kalau orang normal duduk seperti itu harusnya dia jatuh,” tutur Kadus.

Namun, tidak dengan Ketut Arya, ia tetap bertahan di atas pohon aren dengan kondisi tak sadarkan diri.

Akhirnya proses evakuasi cukup alot hingga hampir setengah jam.

“Baru berhasil diturunkan pelan-pelan. Setelah turun, Ketut Arya tak sadarkan diri beberapa jam,” timpal pamannya Tarbe.

"Saya juga awalnya tidak percaya dia hilang (disembunyikan mahluk astral), karena dia ini kan sudah dewasa,” bebernya.

Ketut Arya sendiri kepada Lombok Post mengaku tak tahu apa-apa.

Ia tak sadar dirinya hilang dan dicari masyarakat menggunakan alat tabuh gamelan.

"Saya enggak sadar saat saya mau kencing. Tiba-tiba ada wanita yang wajahnya enggak kelihatan hadap belakang,” tuturnya.

Setelah melihat perempuan yang menurutnya cantik tersebut, ia memegang tangannya dan seketika tubuhnya tak bisa digerakkan.

Setelah itu ia tak ingat apa-apa. Termasuk ketika ia berada di atas pohon, dia mengaku sudah tak sadar.

Setelah kejadian ini, ia hanya merasa sempat pegal-pegal di bagian tubuhnya.

"Memang beberapa hari sebelum kejadian itu, seingat saya, sering melamun,” tuturnya. (hamdaniwathoni/*/r3)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler