Ketua DPR Puan Maharani: Kita Lawan Teror Bom!

Rabu, 13 November 2019 – 19:33 WIB
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani saat membacakan rekomendasi hasil rapat koordinasi nasional (rakornas) partainya di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/1). Foto: Ricardo/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani angkat bicara terkait peristiwa teror bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11).

Puan mengimbau kepada masyarakat agar tetap melakukan kegiatan seperti biasa. Meski begitu, dia meminta juga meningkatkan antisipasi.

BACA JUGA: Gubernur Sumut Edy Geram Atas Teror Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan

"Jangan pernah takut, kita lawan, kita sama-sama, kita antisipasi dan tetap untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Jangan sampai kita surut atau tidak berani melakukan kegiatan sehari-hari," pesan Puan kepada masyarakat saat ditemui di Gedung MPR, Jakarta Pusat, Rabu (13/11).

Sebelumnya, Puan berujar, antisipasi aksi teror bukan hanya hanya tugas dari pihak kepolisian semata. Melainkan memerlukan peran dari semua elemen masyarakat.

BACA JUGA: Asosiasi Resah Ojol Bakal Dibatasi, Imbas Teror Bom di Polrestabes Medan

Apalagi, kata Puan, serangan teror saat ini dilakukan secara individu.

"Jadi kalau kemudian dulunya atau sebelumnya itu disampaikan bahwa terorisme itu dilakukan secara berjamaah, bersama-sama atau kemudian dilakukan dengan satu, apa namanya, hal yang dilakukan orang banyak, ternyata sudah dilakukan secara sendiri," ungkapnya.

BACA JUGA: Bamsoet Menduga Teror Bom di Mapolrestabes Medan Adalah Titipan

Lebih jauh ungkap Puan, pihaknya akan mengevaluasi program deradikalisasi yang berada di bawah tanggung jawab Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Ya tentu saja kita harus evaluasi banyak hal mulai dari sistem keamanan, kemudian peranan aparat hukum, kemudian kewaspadaan dari masyarakat dan juga bagaimana kita mengantisipasi kalau ada hal-hal yang perlu kita waspadai," tuturnya.

Tetapi, untuk memberantas terorisme, Puan berujar tidak hanya diserahkan kepada aparat hukum saja, namun juga dari masyarakat harus bisa mengantisipasinya.

"Jadi memang tidak bisa hanya diserahkan kepada aparat hukum, tetapi juga bagaimana kewaspadaan dari masyarakat untuk sama-sama mengantisipasi hal ini," pungkasnya. (mg9/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler