Ketua MPR: Boleh Beda Kandidat, Merah Putih Kita Sama

Selasa, 27 November 2018 – 15:13 WIB
Wakil Ketua MPR RI Mahyudin dalam diskusi ‘Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat’ membahas buku berjudul ‘Pengantin Pesanan’ karya Mya Ye, di Senayan, Jakarta, Kamis (15/11/2018). Foto: Humas MPR

jpnn.com, JAKARTA - Suasana menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dirasakan semakin panas. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mengimbau kepada tim sukses, kandidat, tokoh-tokoh untuk menjaga persatuan.

Menurut dia, Indonesia sudah memilih demokrasi sebagai jalan untuk memilih pemimpin. “Tapi ingat, pilpres ini cara kita berdemokrasi untuk apa sih? Untuk bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Jadi, untuk bersatu, bukan untuk pecah belah,” kata Zulkifli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/11).

BACA JUGA: Senin Depan Sudah Ada Kepastian Pengganti Taufik Kurniawan

Zulkifli mengatakan, pilpres adalah sesuatu yang biasa dan diadakan setiap lima tahun sekali. Pilpres merupakan kompetisi untuk memilih yang terbaik di antara sesama anak bangsa.

Karena itu, semuanya harus menjaga situasi, persatuan dan kesatuan. Jangan sampai gara-gara pilpres anak bangsa jadi terpecah belah.

BACA JUGA: Rencana Menghidupkan Lagi PMP, MPR RI: Metodenya Disesuaikan

“Ini kompetisi antarkita. Pak Jokowi, Pak Prabowo, sahabat kita, kader terbaik Indonesia. Kita bukan melawan Belanda, dan sekali lagi ini bukan mau perang. Ini memilih yang terbaik di antara yang terbaik dari keduanya,” katanya.

Zulkifli mengutuk kejadian pembunuhan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena perbedaan sikap dalam mendukung calon presiden (capres). Dia menegaskan bahwa pada pendiri bangsa ini pasti menangis kalau melihat masyarakat bersengketa, berkelahi gara-gara peristiwa politik yang setiap lima tahun diadakan.

BACA JUGA: Ketua MPR Dukung Rencana Mengembalikan Lagi Pelajaran PMP

“Jangan sampai itu terjadi. Sekali lagi memilih antara kedua itu, siapa saja, adalah saudara kita. Saya mengimbau, mengajak, meminta kepada seluruh kita ayo jaga persatuan,” kata Zulkifli yang juga ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN), itu.

Dia juga mengimbau jangan ada yang memanasi atau mengompor-ngompori situasi politik. Zulkifli menegaskan meski berbeda pilihan tetaplah sesama anak bangsa.

“Kalau melihat ini sudah bagus silakan, kalau perlu ada harapan baru, silakan. Boleh beda kandidat, Merah Putih kita sama. Ini negeri kita rumah kita harus kita jaga,” paparnya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Zulkifli Berharap Pemuda Muhammadiyah jadi Perekat Persatuan


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler