Ketua MPR RI: dari Bandung Kita Suarakan kepada Dunia, Hentikan Peperangan

Senin, 24 Oktober 2022 – 23:15 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Foto: Dokumentasi Humas MPR RI

jpnn.com, BANDUNG - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo menyatakan pemilihan Bandung sebagai lokasi Konferensi Internasional MPR, Majelis Suro, atau Nama Sejenis Lainnya dari negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) bukan tanpa alasan.

Dia menyebut Bandung dipilih lantaran pernah menjadi saksi sejarah Konferensi Asia Afrika pada 1955.

BACA JUGA: Wakil Ketua MPR Khawatir 2,2 Juta Honorer Bergejolak, Pemerintah Jangan Sembarangan

"Kami ingin semangat Konferensi Asia Afrika kembali masuk pada pemimpin dunia terutama parlemennya," kata Bamsoet seusai Gala Dinner Konferensi Internasional MPR, Majelis Suro, atau Nama Sejenis Lainnya dari negara anggota OKI di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Senin (24/10)

Dia menyebutkan setiap negara memiliki kewajiban untuk menjaga perdamaian dunia terlebih Indonesia.

BACA JUGA: Badan Pengkajian MPR RI Datangi KPU, Singgung Visi Calon Presiden

Terlebih lagi, konstitusi Indonesia menjaga perdamaian dunia yang abadi dan menghapuskan segala bentuk penjajahan di muka bumi.

"Sehingga semangat kami adalah dari Bandung kita suarakan kepada dunia, agar hentikan peperangan dan pertikaian," lanjutnya.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo soal Capres PDIP: Semua Kader Harus Ikut!

Politikus Golkar itu juga mengajak seluruh negara agar memikirkan kesejahteraan rakyat masing-masing.

Dia menyebut perang mengakibatkan penderitaan tidak hanya pada negara yang terlibat, tetapi berdampak pada seluruh dunia.

"Seperti hari ini yang kita rasakan akibat Ukraina dan Rusia. Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi negara yang," jelasnya.

Menurut Bamsoet, konferensi tersebut akan melahirkan sebuah deklarasi.

"Nanti akan melahirkan deklarasi Bandung yang detail sangat tergantung perkembangan pembicaraan dalam dua hari ke depan," ujar Bamsoet.

Di sisi lain, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyampaikan konferensi itu akan membentuk forum MPR atau Forum for World Consultative Assembly.

Forum tersebut bertujuan untuk menguatkan kerja sama dan peran MPR dan sejenisnya.

"Jadi, kami berharap bahwa dunia yang semakin penuh tantangan dan peluang ini, maka akan semakin maksimal apabila peran dari seluruh lembaga keparlemenan juga dilibatkan," jelasnya.(mcr8/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler