Ketum Kadin Dipilih Musyawarah, Kadinda Banten: Patut Dicontoh

Selasa, 29 Juni 2021 – 23:00 WIB
Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie bertarung dalam perebutan kursi Ketua Umum Kadin. Foto: dok. Kadin

jpnn.com, JAKARTA - Dua calon Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie dan Arsjad Rasjid sepakat untuk menentukan suksesi kepemimpinan di organisasi para pengusaha itu dengan cara musyawarah.

Sejumlah pengurus Kadin di daerah pun menyambut baik kesepakatan antara dua calon ketua umum Kadin tersebut.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Info Baru Pembunuhan Laskar FPI, Rakyat Sudah Jengah dengan Pemerintah, Toko Obat ini Diserbu

Misalnya, disampaikan Ketua Kadin Daerah (Kadinda) Banten Mulyadi Jayabaya, saat dimintai keterangan wartawan, Selasa (29/06).

"Luar biasa, ini pertama kali dalam sejarah Munas, ketum dipilih lewat musyawarah. Patut dicontoh," ujarnya.

BACA JUGA: Kadinda Kalbar dan Bengkulu Apresiasi Hasil Kesepakatan Dua Caketum Kadin

Ketis Kadin Daerah (Kadinda) Jawa Tengah Kukrit Wicaksono menyebut kesepakatan Anindya dan Arsjad sebagai langkah maju di tubuh organisasinya, sekaligus berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Sebab, bagaimana pun dunia usaha harus terus tumbuh," ujar dia.

BACA JUGA: Jelang Munas Kadin, Rosan: Kesepakatan Anin dan Arsjad Untuk Kebaikan Bersama

Arsjad Rasjid sebelumnya bertarung dengan Anindya Bakrie dalam perebutan kursi Ketua Umum Kadin. Namun, keduanya sepakat untuk melakukan musyawarah mufakat.

Hasil kesepakatan tersebut disampaikan Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani dalam keterangan pers virtual seusai melaporkan persiapan penyelenggaraan Munas ke-VIII Kadin kepada Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (28/06).

"Intinya kedua caketum sudah ada kesepakatan musyawarah mufakat. Intinya keduanya setuju untuk dua-duanya menjadi ketua," katanya. (ast/jpnn)


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler