Ketum LDII Menemui Presiden, Ini Agenda yang Dilaporkan

Sabtu, 05 Agustus 2023 – 22:33 WIB
Ketum LDII KH Chriswanto Santoso didampingi Sekretaris Umum, Dody Taufik Wijaya. Foto: LDII

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) DPP LDII KH Chriswanto Santoso menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (3/8).

Pada pertemuan itu, dia melaporkan langkah LDII dalam mewujudkan Pemilu 2024 yang aman dan damai.

BACA JUGA: LDII Jateng Ingatkan Toleransi Dibutuhkan untuk Melestarikan Indonesia

"Kami dan PP Muhammadiyah memiliki komitmen yang kuat, agar warga kami tidak terpolarisasi akibat politik identitas atau komunikasi populis," ujar KH Chriswanto, dalam keterangannya, Sabtu (5/8).

Dia juga menegaskan bahwa LDII sebagai ormas Islam, netral dalam Pemilu 2024. LDII bukan underbow partai manapun, tetapi mendorong warganya melaksanakan hak politik.

BACA JUGA: Turut Berperan Wujudkan Pemilu Damai, LDII Dapat Apresiasi dari Kepala Baintelkam Polri

Kenetralan itu juga dijaga, dengan berkonsultasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Menurutnya, konsultasi tersebut sangat penting karena warga LDII juga banyak yang menjadi calon legislatif.

BACA JUGA: Jaga Kedaulatan Negara, LDII Perkuat Ketahanan Pangan dan Nasionalisme

"Jangan sampai masjid atau tempat ibadah menjadi tempat ajang kampanye, baik sebelum dan saat masa kampanye,” tutur KH Chriswanto.

Konsultasi dengan pemangku kepentingan pelaksanaan Pemilu juga sebagai upaya agar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII pada 7-9 November 2023 nanti, bersih dari unsur-unsur kampanye partai politik.

Dalam rakernas nanti, LDII mengundang para pejabat negara di antaranya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pariwisata dan Ekomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementrian Agama, Panglima TNI, Kapolri, Kejaksaan Agung, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

"Pembekalan dari para pejabat dan lembaga negara tersebut, kami jadikan materi menyusun rekomendasi, untuk langkah strategis organisasi, sekaligus memberikan arahan kepada warga LDII di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Adapun rakernas itu akan dihadiri 1.500 orang secara langsung dan akan disaksikan secara virtual di 500 lokasi di seluruh Indonesia.

Dalam Rakernas nanti, dia juga meminta Presiden Jokowi meresmikan Gedung Serba Guna LDII di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Pondok Gede, Jakarta Timur.

KH Chriswanto juga melaporkan pelaksanaan dan evaluasi pelaksanaan “8 Program Kerja Pengabdian LDII untuk Bangsa”.

Salah satunya adalah pondok pesantren terbesar yang bernaung di bawah LDII, telah menggunakan pembangkit listrik tenaga surya, termasuk Kantor DPP LDII. (zil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler