Kiai Muda Jatim Pendukung Ganjar Menyantuni Anak Yatim di Magetan

Minggu, 15 Januari 2023 – 03:02 WIB
Kiai Muda Jatim memberikan bantuan kepada anak yatim dan ponpes di Magetan. Dok Sukarelawan Ganjar.

jpnn.com, MAGETAN - Jaringan Kiai Muda Jawa Timur pendukung Ganjar Pranowo kembali menjalin silaturahmi dengan warga pondok pesantren (ponpes).

Silaturahmi itu dibalut dalam kegiatan bertajuk 'Istigasah dan Tahlil' dan digelar di Pondok Pesantren Al Hidayat, Desa Ginuk, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jatim, Sabtu (14/1).

BACA JUGA: Ganjar Ajak Masyarakat Jateng Rawat Kerukunan Toleransi Umat Beragama

Dalam momen itu, mereka mengharapkan agar bangsa Indonesia tetap guyub, terhindar dari perpecahan dan bencana, serta peduli terhadap sekitar yang membutuhkan.

Para sukarelawan yang terdiri dari kiai muda itu juga mendoakan Indonesia lebih maju, dan sejahtera di masa mendatang.

BACA JUGA: Ganjar Milenial Center Lampung Gelar Pelatihan Membuat Buket

"Alhamdulillah acara berjalan tertib dan lancar," kata Koordinator Wilayah Kiai Muda Jatim Gus Ali Baidlowi dalam siaran persnya.

Pada momen itu, Kiai Muda Jatim menyalurkan sejumlah bantuan berupa satu buah karpet, satu paket pengeras suara, tiga buah jam dinding, dua buah kipas angin, serta 20 karung semen untuk membantu pembangunan Pondok Tahfidz Quran di lingkungan Pesantren Al Hidayat.

BACA JUGA: KIB dan PDIP Akan Berkoalisi jika Usung Paket Ganjar-Airlangga

Anak-anak yatim yang merupakan santri di ponpes tersebut juga tak luput mendapatkan perhatian dari Kiai Muda Jatim. Sukarelawan pendukung Ganjar itu juga menyantuni belasan anak-anak yatim.

Menurut Ali, hal itu sebagai usaha untuk menebar kebahagiaan dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan di Jawa Timur. Baik masyarakat pra-sejahtera, rumah ibadah, maupun pondok pesantren yang membutuhkan.

"Kami berikan sedikit sumbangsih ke pesantren-pesantren sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah. Selain itu, banyak ponpes yang memerlukan pembenahan, baik infrastruktur maupun hal-hal lain agar kegiatan belajar mengajar di pesantren lebih optimal lagi," kata Gus Ali.

Gus Ali mengatakan pihaknya memiliki komitmen bakal menghelat kegiatan positif lain bagi masyarakat.

"Insyaallah kami akan mengadakan acara di tempat lain seperti khitanan bagi warga yang kurang mampu, lalu sumur bor di daerah kesulitan mata air. Semoga dengan itu saya yakin (Kiai Muda Jatim) akan melekat di hati mereka (masyarakat)," tegas Gus Ali.

Gus Abdul Wahab (56), salah satu pengasuh Ponpes Al Hidayat mengaku senang atas bantuan yang diberikan Kiai Muda Jatim.

"Mudah-mudahan bantuan-bantuan berupa kipas angin, karpet, sound system, dan lainnya dapat bermanfaat untuk pondok pesantren dan santri-santri," ujar dia. (cuy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler