Kickoff Liga 2 Dipastikan 22 Juni, Draf Jadwal Belum Beres

Sabtu, 01 Juni 2019 – 06:32 WIB
Januar Herwanto. Foto: M. Syafaruddin/JawaPos.com

jpnn.com, JAKARTA - Jadwal kickoff Liga 2 sudah dipastikan pada 22 Juni 2019 di Stadion Brawijaya, Kediri. Juara Liga 3 Persik Kediri akan menjamu PS Biak. Masalahnya, sampai saat ini, draf jadwal kompetisi level kedua di tanah air tersebut belum beres. Targetnya, pekan ini terselesaikan.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih memberikan waktu kepada kontestan untuk melakukan revisi atas draf jadwal. Itu sebagai respons atas masukan dan kritik yang diberikan kontestan dalam Manager's Meeting Liga 2 pada 27 Mei lalu. ”Akhir pekan ini jadwal pasti beres,” kata Media and Public Relations Manager PT LIB Hanif Marjuni.

BACA JUGA: Pembagian Grup Liga 2 2019 Rawan Timbulkan Gesekan

Manajer Madura FC Januar Herwanto mengatakan, pembagian grup yang berubah ketimbang musim lalu perlu menjadi perhatian.

’’Kami usul agar grup Timur tetap 11 tim karena PS Mojokerto Putra disanksi. Yang terjadi malah Persis Solo dan Bogor FC (saat ini merger jadi Sulut United) awalnya di grup Barat pindah ke timur. Akibatnya, grup timur jadi 12 tim, barat jadi 11 tim,’’ jelasnya.

BACA JUGA: Bece Bakal Buktikan Pemain Lokal Juga Punya Kualitas

Dia melihat pembagian itu rawan konflik. Terutama karena adanya dua tim rival yakni Persis Solo dan PSIM Jogjakarta yang digabung menjadi satu grup.

BACA JUGA: Kapten PSIS Semarang Sedih, Matanya Berkaca-kaca

BACA JUGA: Siapa Calon Pemegang Ban Kapten Persiba Balikpapan?

Sekretaris PSIM Jarot Sri Kastawa setuju dengan itu. Dia menuturkan, memang sempat mempertanyakan tentang Persis yang satu wilayah dengan PSIM. Adanya gesekan antar suporter bakal terjadi.

’’Tapi, PSSI dan PT LIB menjawab pembagian grup itu berdasarkan geografis, jadi keputusannya sudah begitu tinggal kembali ke kami saja,’’ terangnya.

Karena itu, mereka kini fokus memberi edukasi terhadap suporter tim. Mereka juga sudah berdiskusi dengan manajer Persis agar nantinya apabila kedua tim bertemu tidak akan terjadi gesekan.

’’Prinsip kami harus banyak komunikasi dan mudah-mudahan malah menjadi momentum bersatunya suporter kami,’’ harapnya.

Sekretaris Umum Persiraja Banda Aceh Rahmat Djailani juga tidak ada masalah dengan jadwal yang sudah diberikan PT LIB. Tapi, dia hanya memberi masukan agar pertandingan yang dilakukan di kandangnya berganti jam kickoff. Yang semula bertanding pada 15.30 diubah jadi malam hari.

’’Sebab, jam segitu di Aceh belum waktu salat Asar. Kalau ada Azan, semua kegiatan harus dihentikan di sini,’’ bebernya.

Direktur Utama Sementara PT LIB Dirk Soplanit angkat bicara terkait bergabungnya Persis dan PSIM ke dalam satu wilayah lagi. Menurut dia, hal tersebut sudah tidak ada masalah. Keputusan sudah bulat dan tidak bisa digugat.

’’Kami juga minta komitmen kepada klub-klub agar bersama-sama menjaga keamanan sepak bola Indonesia,’’ jelasnya. (rid/ham)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jumpa PSIM di Pekan Perdana Liga 2, Pelatih Persiba: Kami Tidak Risau


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler