Kisah Eks Plt Gubernur DKI Ikut Menyukseskan Aksi Anti-Ahok 212

Minggu, 30 Juli 2017 – 19:05 WIB
Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono. Foto dok JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono mengaku senang menjalani tugas sebagai pelaksana tugas gubernur DKI Jakarta. Meski hanya beberapa bulan, penugasan itu membawa pengalaman yang berarti bagi perjalanan hidupnya.

"Makanya kalau sekarang saya ditanya kalau perlu saya siap wakafkan diri saya untuk DKI Jakarta," ujar Sumarsono usai meraih penghargaan Democracy Award pada Malam Budaya Manusia Bintang 2017 dari Kantor Berita Politik Rakyat Merdeka Online (RMOL) di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Sabtu (29/7).

BACA JUGA: Mirip Kasus Ahok, Netizen Unggah Tulisan Menista Agama di Facebook

Salah satu tantangan menarik yang harus dilaluinya adalah menghadapi demonstrasi Aksi Bela Islam atau yang biasa dikenal dengan Aksi 212.

Saat itu, di bawah kepimpinannya, Aksi 212 bisa berlangsung damai, aman dan tak memakan korban satu pun.

BACA JUGA: Hmmm... Ternyata Djarot Sering Berselisih dengan Ahok

"Bahkan setangkai pohon pun tidak patah. Saya akan ungkap rahasianya," kenang Sumarsono.

Menurut Sumarsono, saat itu, dia berhasil merubah paradigma aparat Satpol PP DKI Jakarta sebelum menghadapi para demonstran.

BACA JUGA: Veronica Tan: Ahok Di Mata Mereka...

"Waktu itu satpol PP teriak 'pak, kami siap hadapi para demonstran!'. Saya jawab 'jangan hadapi, tapi siap layani para demonstran!'," tegas Sumarsono.

Menurutnya berkat pendekatan melayani, maka aksi yang menuntut agar mantan gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) segera diadili bisa berjalan dengan aman dan tertib.

Dengan pendekatan melayani yang diterapkannya, petugas keamanan malah tidak boleh mengeluarkan pentungan.

"Jadi kalau bahasanya menghadapi itu pakai pentungan. Kalau melayani saya suruh pakai aqua. Kasih mereka minum biar enak teriaknya. Kasih mereka air yang banyak biar bisa wudhu dan sholat yang tenang. Itu kenapa massa sebanyak 12 juta orang bisa aman dan tertib," ungkap Sumarsono yang disambut tepuk tangan meriah.

Penghargaan Democracy Award diberikan kepada Sumarsono karena pengabdian selama puluhan tahun sebagai birokrat tulen kepadanya patut diberi apresiasi tinggi.

Kiprahnya dari menangani manajemen lintas batas negara sampai akhirnya memimpin Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Menteri Tjahjo Kumolo menunjuknya sebagai Pelaksana Tugas atau Plt Gubernur DKI Jakarta pada Oktober 2017.

Orang Tulungagung ini juga pernah menduduki posisi sama sebagai Plt Gubernur Sulawesi Utara. Penguasaannya akan manajerial otonomi daerah tidak perlu diragukan. (san/rmol)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ahok Di Mata Mereka...


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Aksi 212   Sumarsono   Ahok  

Terpopuler