Kisah Tragis Bocah 10 Tahun yang Tewas Terjebak Kebakaran di Tangsel

Selasa, 19 November 2019 – 04:08 WIB
Ilustrasi mayat. Foto: Dokumen JPNN.com

jpnn.com, BANTEN - Gani, 10, warga Gang Sayur Asem RW 14/4, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) Banten, tewas dengan tragis, pada Minggu (17/11) sore.

Ia meregang nyawa setelah kontrakan yang ditempatinya bersama orangtuanya ludes dilalap si jago merah. Nahas, saat terjadi kebakaran penghuni kontrakan lari untuk menyelamatkan diri.

BACA JUGA: Mbak Meita Sari Tak Berkutik Saat Tepergok Berbuat Terlarang

Sementara Gani tak bisa menyelamatkan diri dan akhirnya tewas terpanggang. Informasi yang dihimpun dari tetangga korban, Gani tak bisa menyelamatkan diri karena diduga dipasung oleh orangtuanya.

“Anaknya sering dipanggil Gani. Emang anaknya hiperaktif dan dirantai di dalam kontrakan,” ungkap Mama Angga, 34, Senin (18/11).

BACA JUGA: Merokok dalam Pesawat, Seorang Penumpang Wings Air Tujuan Balikpapan Diamankan Petugas

Hal itu juga diperkuat dengan penjelasan warga lainnya yakni Johan, 50. Ia menjelaskan, sang ibu baru saja meninggal sekitar 40 hari lalu. Dan, memang Gani dikatakannya merupakan berbeda dengan anak lainnya.

“Anaknya kayak gangguan mental gitu lah. Kasihan ngeliatnya,” jelas Johan.

BACA JUGA: Komisi II dan MenPAN-RB Sepakat Istilah Eks Honorer K2 Dihapus

Johan juga membenarkan kalau Gani kerap di pasung di dalam rumah. Bahkan Johan pernah melihat anak tersebut diikat ditiang saat ayahnya ke warung.

“Ya kalau dilepas semua diacak-acak. Warung aja pernah diacak-acak. Ya serba salah juga,” ungkapnya.

Lanjut Johan, Gani sebelum menempati kontrakan di Gang Sayur Asem juga pernah menjadi korban kebakaran.

“Pas pindah ke Gang Sayur Asem, Gani ini juga korban kebakaran. Tangan sebelah kanannya mengalami luka bakar. Kayaknya anak ini suka main api di dalam rumah,” ujarnya.

Sebelumnya, kebakaran yang terjadi di kontrakan wilayah Kecamatan Setu, Minggu (17/11) pukul 15.45 WIB sore menyebabkan satu bocah diperkirakan berusia 10 tahun tewas terpanggang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel, Uci Sanusi membenarkan kejadian tersebut.

“Ya betul, sekira pukul 15.45 WIB menerima laporan kejadian tepatnya di Gang Sayur Asem RT 14 RW 04, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu,” singkat Uci ketika dikonfirmasi, Minggu (17/11).

Kebakaran yang terjadi di lingkungan padat penduduk serta jalan yang begitu sempit membuat dua unit mobil pemadam kesulitan untuk menuju titik kebakaran.

Warga pun, sempat memadamkan api dengan perlatan seadanya. Namun, karena api yang cepat membesar membuat warga kesulitan dan merembet ke kontrakan lain.

“Sebenarnya laporan terlambat. Dua unit meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Tiba di TKP, dua unit mobil damkar sempat terhambat portal dan gang sempit. Dan, setibanya di lokasi dilakukan pemadaman dan pendinginan oleh anggota,” tuturnya.

Dijelaskan Uci, total ada tiga kontrakan yang dilalap si jago merah. Dan, kebakaran tersebut memakan korban yakni bocah berusia 10 tahun.

BACA JUGA: Ali Nurdin Tewas Diserang Babi Hutan di Kebun Sawit, Tragis!

“Ya, menyambar ke kontrakan lain, diduga dari gas. Berikutnya ada info, ada anak usia sekitar 10 tahun yang terjebak dalam rumah tersebut dan meninggal. Untuk kerugian belum bisa kami taksir,” terang Uci.(dhe)

 


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler