KKB Pimpinan Kalenak Murib Mengerikan, Bupati Puncak sampai Bilang Begini

Kamis, 02 Juni 2022 – 07:35 WIB
Bupati Puncak Willem Wandik sangat kecewa dengan ulah KKB pimpinan Kalenak Murib. Foto: Dinas Kominfo Puncak

jpnn.com, PUNCAK - Keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Kalenak Murib di Kabupaten Puncak, Papua, membuat stabilitas keamanan di daerah tersebut sangat terganggu.

Tidak sedikit para tenaga kesehatan dan pendidikan terpaksa meninggalkan tempat tugasnya lantaran terancam dan takut.

BACA JUGA: KKB Kalenak Murib yang Bakar 14 Rumah Warga

Melihat kondisi tersebut Bupati Puncak Willem Wandik kecewa lantaran pelayanan pendidikan dan kesehatan tidak berjalan baik.

"Kami sudah berusaha membangun Puncak selama 12 tahun dengan mendatangkan SDM berkualitas, tetapi karena dia (Kalenak Murib, red) semuanya kacau," tegas Bupati Puncak Willem Wandik, Kamis (2/6) pagi.

BACA JUGA: KKB Kelenak Murib Tebar Ancaman: Semua Akan Saya Tembak Mati

Melihat kondisi yang sangat memprihatikan, Willem dengan tegas meminta agar Kalenak menyiapkan dan mendatangkan SDM berkualitas, baik tenaga pendidik dan kesehatan termasuk pemerintahan.

Hal tersebut bertujuan agar semua layanan pemerintah kepada masyarakat berjalan baik.

BACA JUGA: Baku Tembak, Leris Murib Pentolan KKB yang Ganas Tewas, nih Catatan Ulahnya

Bahkan nantinya, lanjut Willem, Kelenak juga harus bertanggung jawab untuk keamanan dan keselamatan orang tersebut selama bertugas.

"Kami siap membuka diri. Kalau orang-orang Kalenak sudah ada, maka sampaikan kepada bupati supaya ditempatkan untuk mengajar di sekolah-sekolah yang tersebar di kabupaten Puncak agar pelayanan pendidikan berjalan kembali," tegas Willem.

Sebelumnya Kalenak Murib yang mengaku sebagai pimpinan TPNPB OPM berpangkat Brigjen menebar ancaman yakni akan menembak mati bupati serta pengikutnya di Kabupaten Puncak termasuk TNI-Polri dan warga sipil non Papua. (mcr30/jpnn.com)


Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : Muhammad Cholid Ridwan Abubakar Sangaji

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler