Klub Masuk Kategori Profesional jika Lolos 5 Aspek Ini

Minggu, 29 Januari 2017 – 14:07 WIB
Ilustrasi Foto: Amjad/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Verifikasi klub untuk mendapatkan lisensi atau pengakuan tentang status profesional dilihat dari lima aspek.

Berikut penjelasan mengenai aspek-aspek yang menurut Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono bakal segera disiapkan standarisasinya.

BACA JUGA: PSSI Segera Sesuaikan Standar Verifikasi Klub

1. Legal

Dalam aspek ini, yang dilihat adalah status klub. Klub wajib memiliki akta pendirian dan struktur akta kepemilikan secara hukum. Biasanya berbentuk PT, bukan lagi yayasan seperti klub-klub perserikatan.

BACA JUGA: Keputusan PSSI Mencla-mencle

2. Finansial

Setiap klub diharuskan memiliki laporan keuangan, keluar-masuknya uang selama setahun terakhir dan diaudit oleh auditor independen yang terpercaya.

BACA JUGA: Sori, Ada Ralat dari Ketum PSSI soal Operator Kompetisi

Bukan sekadar laporan ringan terkait pendapatan dan pengeluaran klub, tapi terperinci termasuk dalam proyeksi keuangan mereka untuk setahun ke depan sehingga kemungkinan terjadi bangkrut atau klub kehabisan uang di tengah jalan, bisa diantisipasi.

Satu hal yang penting untuk bisa membuat klub berkompetisi adalah setiap klub tidak boleh mempunyai tunggakan gaji atau bayaran terhadap pelatih, pemain, staf, tim dokter, fisioterapis, dan karyawan hingga berakhirnya musim kompetisi.

3. Infrastruktur

Setiap klub wajib memiliki stadion atau meminjam atau menyewa stadion dari pihak ketiga sebagai home base tetap mereka selama satu musim.

Kepastian itu bisa ditunjukkan oleh klub dengan kontrak yang telah disepakati. Kemudian, ada opsi kontrak kedua untuk stadion lain yang menjadi alternatif kandang andai stadion utama tak bisa digunakan.

Stadion atau infrastruktur itu harus memenuhi syarat standar sebuah stadion, untuk bisa menyelenggarakan turnamen AFC. Dalam hal ini, penilaian dan syarat stadion bisa dijadikan kandang telah disetujui oleh PSSI.

Stadion harus memenuhi 60 kriteria yang diwajibkan seperti lapangan yang memadai, penerangan dan ruangan medis, bebas banjir, dan memiliki jalur evakuasi.

4. Keolahragaan

Setiap klub wajib memiliki fasilitas pendidikan pemain muda yang terdiri dari sekurang-kurangnya dua tim kelompok usia 15 tahun sampai 21 tahun, satu tim 10 sampai 14 tahun, dan satu tim di bawah usia 10 tahun.

Namun, itu adalah standar tinggi dari AFC atau FIFA untuk sebuah klub profesional. Di Indonesia, belum semua klub mampu memenuhi standar tersebut, meskipun mereka memiliki klub internal dan tim usia muda.

5. Personel dan Administrasi

Setiap klub wajib memiliki sekretariat tetap dan struktur organisasi serta staf-staf pendukung, termasuk dokter dan fisioterapis.

Setiap klub wajib memiliki pelatih kepala untuk tim inti dan pelatih kepala untuk tim akademi dengan standar lisensi yang tinggi, yang sudah ditetapkan oleh AFC. (dkk/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Nominasi Venue TC Timnas


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
PSSI   Sepak Bola  

Terpopuler