KN Hanya Rekomendasi Empat Nama

Sabtu, 07 Mei 2011 – 05:17 WIB

JAKARTA - Perseteruan antara Komite Normaliasi (KN) yang juga bertindak sebagai Komite Pemilihan (KP) makin meruncingYang terbaru Komite Banding Pemilihan (KBP) yang dipimpin Ahmad Riyadh itu menyatakan akan memroses 24 permohonan banding yang diajukan ( untuk 12 nama bakal calon)

BACA JUGA: Milan Tertarik, Milan Disindir



Sedangkan Agum  Gumelar, ketua KN, menegaskan hanya empat nama yang "direkomandasikan" agar permohonan bandingnya diproses
Keempat nama itu adalah Diza Ali, Kadir Halid, Tonny Aprilani, dan Hadiyandra

BACA JUGA: Materazzi - Zidane Berdamai


     
Kepada wartawan usai menjadi pembicara dalam sebuah seminar di Jakarta kemarin siang menegaskan kembali jika nama-nama yang ditolak (digugurkan) berdasarkan surat instruksi FIFA per tanggal 4 dan 21 April lalu tidak bisa mengajukan banding
Mereka adalah George Toisutta, Arifin Panigoro, Nirwan Bakrie, Joko Driyono, serta mantan Exco PSSI.          

"Bagimana mau dimintakan banding

BACA JUGA: Ancelotti Terpergok di Roma

Nama-nama mereka itu diveridikasiMereka otomatis ditolak dengan adanya  surat FIFA ituBagaimana nama-nama yang tidak diverifikasi kok banding," ujar Agum Gumelar
    
Alasan tidak adanya keputusan tertulis yang pernah dilontarkan Ketua KBP Ahmad Riyadh menurut Agum juga tidak masuk akalSebab, dasarnya sudah jelasYaitu surat FIFA"Saya sangat berharap Komite Banding bertindak proporsional," lanjutnya.           

Mantan Danjen Kopassus ini menyatakan, demi kepentingan bangsa sudah seharusnya semua pihak menyisihkan kepentingan kelompok atau pribadiAgum menegaskan jangan sampai Indoensia terkena sanksi karena ada yang mencoba memaksakan kehendak

Kepada Koran ini Ahmad Riyadh mengatakan KBP sendiri baru aktif bekerja mulai senin lusaHasilnya akan diumumkan pada 13 Mei mendatang

Terkait kengototan para pendukung duet George Toisutta-Arifin Panigoro Agum Gumelar menyarankan tiga hal kepada mereka yang dikenal dengan kelompok 78 itu
Pertama, Agum mempersilahkan pendukung George Toisutta untuk berjuang langsung ke FIFA

"Bentuk tim yang kuat dan pergi ke Zurich untuk berjuang disama seperti yang sudah pernah saya lakukan agar FIFA menganulir  keputusannyaBerjuanglah disanaSaya pernah mencoba melakukannya dan tidak berhasil," beber Agum. 

Yang kedua mantan Menteri Perhubungan itu menyarankan kelompok 78 pergi ke CAS untuk mengadukan FIFA yang menurut mereka sudah melanggar statuta dan HAM"Opsi ketiga yang saya tawarkan adalah agar kelompok 78 legawa.Lapang dadaJangan sampai ada sanksi," ungkapnya

Menurut Agum, mestinya George Toisutta dan Arifin Panigoro berterimakasih kepada dirinya yang sudah berjuang meloloskan nama-nama yang ditolak agar diperbolehkan dicalonkan"Jangan malah menyalahkan saya," tegasnya.

Untuk persiapan menjekang kongres Agum menyatakan semuanya okeKOngres pada 20 Mei nanti diputuskan digelar di Hotel  Sultan Jakarta"Kita sudah mengantisipasi segala kemungkinan yang mungkin akan terjadiKalau ada tindakan anarkis, kita harus tegas," paparnya(ali)    

Daftar Pemohon Banding

1George Toisuta
2Arifin Panigoro
3Subardi
4Tonny Aprilani.
5Bernhard Limbong
6MZein
7Diza Rasyid Ali
8Kadir Halid
9P.Sudono Waluyanto(calon independen)
10Perseba Bangkalan melakukan banding atas keputusan KP meloloskan Achsanul Qosasi, Choking Susilo Sakeh dan Adhyaksa Dault
11Persepar Palangkaraya melakukan banding terhadap George Toisutta dan Arifin Panigoro.
12Persebaya Surabaya (George Toisutta dan Arifin Panigoro)
13Pengprov Papua (George Toisutta dan Arifin Panigoro)
14Bontang FC (George Toisutta dan Arifin Panigoro)
15Pengprov Jambi (George Toisutta dan Arifin Panigoro)
16Nusaina FC (George Toisutta dan Arifin Panigoro).
17Maung Bandung (George Toisutta dan Arifin Panigoro)
18Hadiyandra.
19Gresik United :2 berkas (George Toisutta dan Arifin Panigoro)
20Mitra Bola Utama (George Toisutta dan Arifin Panigoro)
21Deltras Sidoarjo (George Toisutta dan Arifin Panigoro)
22Sarman Panggabean
23Sukimin (calon independen)
24Letkol Inf Margono (independen)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mourinho Dilarang 3 Laga


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler