Koalisi Perubahan Batal Dideklarasikan 10 November, Kang Hero: Mari Ditunggu Saja

Sabtu, 19 November 2022 – 17:51 WIB
Ketua DPP Bidang Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Partai Demokrat (PD) Herman Khaeron. Foto: arsip JPNN.com/Aristo S

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Herman Khaeron merasa optimistis bahwa Koalisi Perubahan akan segera terbentuk.

Kang Hero -panggilan akrabnya- meyakini koalisi yang beranggotakan PD, Partai Nasional Demokrat (NasDem), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu bakal dideklarasikan sebelum tahun ini berakhir.

BACA JUGA: Koalisi Perubahan Yakin Terbentuk, Nasir Djamil: Ini Soal Waktu, Bisa Saja Akhir Tahun

"Mari ditunggu saja. Ya, sebelum 2023-lah," kata Herman kepada wartawan, Sabtu (19/11).

Legislator Demokrat di DPR itu juga mengharapkan ketiga parpol tersebut menyepakati figur bakal capres dan cawapres sebelum Koalisi Perubahan dideklarasikan.

BACA JUGA: Pengamat Prediksi Koalisi Perubahan di Ambang Kehancuran, Anies Bisa Gagal Capres

"Jadi, kami memang di Demokrat menginginkan bahwa deklarasi bersama koalisi itu harus sudah ditentukan capres-cawapresnya, sehingga ini menjadi perjuangan bersama," ujarnya.

Menurut Herman, pembicaraan tentang pembentukan Koalisi Perubahan sudah memasuki tataran konsep.

BACA JUGA: Surya Paloh Sebut Sambo untuk Tanggapi Ucapan Fahri Hamzah soal Bandar Koalisi Perubahan

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu menegaskan pembahasan soal konsep merupakan hal penting agar kader parpol yang tergabung dalam Koalisi Perubahan bisa menjelaskan niat membentuk poros politik. 

"Bagaimana nanti kalau ada pertanyaan terkait dengan apa sih konsepsi melakukan perbaikan ke depan itu? Apa sih, sektor-sektor penopangkehidupan masyarakat untuk Indonesia lebih baik ke depan?" tuturnya.

Awalnya Koalisi Perubahan akan dideklarasikan pada 10 November lalu. Sedianya deklarasi itu juga dibarengi pengumuman duet bakal capres-cawapres yang akan diusung Koalisi Perubahan pada Pilpres 2024.

Di antara tiga parpol yang akan bergabung di Koalisi Perubahan, baru Partai NasDem yang sudah memiliki bakal capres.

Partai pimpinan Surya Paloh itu memutuskan mengusung mantan Gubernur DKI Anies Baswedan sebagai capresnya untuk pilpres mendatang.

NasDem mengeklaim PKS dan Demokrat sudah setuju untuk mengusung Anies sebagai capres di Pilpres 2024.

Namun, ketiga partai itu belum sepakat soal sosok bakal cawapres yang akan mendampingi Anies. NasDem ingin sosok tersebut berasal dari nonpartai. 

Adapun PD menginginkan ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mendampingi Anies.

Dari kubu PKS juga punya pandangan lain, yakni menduetkan Anies dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher.(ast/JPNN.com) 

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler