Kobalen, Caleg Partai Gerindra dari Pemulung Sampah Kini Berjuang Menuju Senayan

Minggu, 04 Februari 2024 – 20:10 WIB
A.S. Kobalen calon legislatif (caleg) DPR RI 2024-2029 dari Partai Gerindra dari Dapil Lampung II. Foto dok source for jpnn.com

jpnn.com, LAMPUNG - A.S. Kobalen calon legislatif (caleg) DPR RI 2024-2029 dari Partai Gerindra tengah berjuang maju dari Dapil Lampung II menuju Senayan.

Pada pesta demokrasi 2024 ini, Kobalen ingin memperjuangkan aspirasi masyarakat di Dapil II Lampung, yang meliputi Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Way Kanan, Kabuaten Tulang Bawang, Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Kabupaten Mesuji.

BACA JUGA: BKKP Kini Melayani Vaksin Haji & Umrah Serta Terapi Oksigen Hiperbarik, Sebegini Tarifnya

Politisi dan pebisnis kelahiran Medan, Sumatera Utara ini yakin, melalui Gerindra, dirinya mampu merebut suara dari salah satu basis PDI-P dan Golkar, yang mendominasi kursi di Pemilu Legislatif 2019.

Kobalen mengatakan ingin menjadi wakil rakyat agar bisa merubah nasib banyak orang, terutama kaum marginal. Sebagai informasi Kobalen dulu menjadi pemulung sampah.

BACA JUGA: Survei JRC: Gerindra di Puncak Klasemen, PSI Masuk Parlemen

Meski pernah menjadi orang susah, bahkan ketika SMA, dirinya harus tidur di jalan demi mendapatkan ijazahnya, kini ketokohan, berbagai pemikiran, pandangan, gagasan tentang sosial kemasyarakatan dan politik kebangsaan Kobalen bergema di berbagai media massa nasional.

"Bahwa dengan berusaha kita bisa mencapai. Jangan menyerah, bahwa orang yang di jalan, merasa belum beruntung, kalau dia rajin, setia pada cita-citanya, tidak menghalalkan segala cara, dia bisa mencapai cita-citanya," ujar Kobalen.

BACA JUGA: Dukung Kemerdekaan Palestina, Sukarelawan Capres-cawapres Sepakat Boikot Produk Terafiliasi Israel

"Saya ingin menyampaikan pesan, bahwa perwakilan pemulung yang (dulu) tidur di emperan kini ada di pusat. Dari lubang sampah menuju Senayan," imbuhnya.

Sebagai kader Gerindra, dia mengamini visi-misi partainya, bahwa pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah saat ini harus terus berlanjut.

Berbekal ijazah SMA, Kobalen memberanikan diri untuk merantau ke ibu kota Jakarta pada 1987.

Selama kurang lebih tujuh tahun di Jakarta, dia banyak mengabdikan dirinya untuk dunia pendidikan yakni mengajar di taman kanak-kanak hingga kelas privat.

Sembari mengajar, Kobalen juga menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) IBEK dan berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1994.

Dia lantas melanjutkan pendidikannya di luar negeri yaitu India dibantu oleh kepada Perusahaan Texmaco untuk mendapatkan beasiswa Master di India.

Selesai dalam waktu tiga tahun membawa pulang dua gelar master dan dua gelar Diploma yaitu Gelar PGDBA setara MBA tahun 1997, dari Loyola Institute Of Business Administration (LIBA) dan Gelar PGDSM  setara MBSM di India pada 1997.

Sepulangnya dari India, Kobalen mulai bekerja dan dirinya dipercaya menempati berbagai posisi strategis baik di lembaga, perusahaan, maupun organisasi nasional dan internasional. Ia juga pernah mendapat penghargaan bergengsi dari dalam maupun luar negeri.

Kobalen juga sempat menjadi Asisten Dosen di Akademi Pimpinan Perusahaan Indonesia (APPI) dan menyelesaikan program Master Philosofy di Institute Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Bali dan lulus dengan Cum Laude.

Kobalen juga terpilih untuk mengikuti pendidikan kepemimpinan dan kebangsaaan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada 2010.

Pada 2019, dia berhasil menyelesaikan tingkat doktoral dibidang Administrasi Publik pada Universitas Brawijaya, Malang dengan disertasi Perpektif Kepemimpinan dari Sudut Pandang Asta Brata.

Kobalen pernah menerima berbagai penghargaan bergengsi dari kementrian maupun perguruan tinggi.

Pada 2002, dia memperoleh beberapa penghargaan dari kementerian, seperti The South East Asia As Best Executive Golden Class Award.

Dia juga pernah mendapat The Best Indonesian Interpreneur Award oleh Menteri Menteri Tenaga Kerja RI Jacob Nuwawea, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi di era pemerintahan Megawati Soekarno Putri.

Berbagai penghargaan lain pernah disabetnya, di antaranya International Professional Of The Year Award oleh Menteri Riset & Teknology M.H. Rajasa, Tahun 2003; Well Performed Man Of The Year Award, Business Indonesian Award oleh Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.

Pada 2010 dirinya memperoleh penghargaan sebagai salah satu peserta terbaik pada Lemhannas.

Atas berbagai prestasinya dalam membantu kaum marginal, serta serta berbagai pemikirannya yang progressif, dia mendapat mandat untuk menjalankan amanah sebagai Ketua DPP Partai Gerindra di Bidang Pengabdian Masyarakat.

Selain mendirikan sayap partai, Kobalen juga membentuk Yayasan Maha Karuna Matta dan Sanggar Shry Samasty Prana (Padepokan Spiritual).(jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Data Riset Analitika: Gerindra Teratas, PSI Lolos ke Senayan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler