Komeng Dijerat Hukuman Enam Tahun Penjara

Senin, 09 Agustus 2021 – 12:15 WIB
Komeng babak belur setelah dihajar massa karena mencuri motor warga kawasan Demak Timur. Foto: Dok. Polsek Bubutan untuk JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Pemuda asal Desa Petemon Timur, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, bonyok dihajar massa setelah tepergok warga mencuri motor.

Pemuda itu bernama Rizal Fauzi alias Komeng (20). Dia tidak beraksi sendirian saat mencuri motor di kawasan Demak Timur, Surabaya, melainkan bersama empat temannya yang berhasil kabur.

BACA JUGA: Pemakaman Anggiat Togap Hutahaean Dijaga Ketat Polisi dan TNI, Siapakah Dia?

Kanit Reskrim Polsek Bubutan AKP Olloan Manulang mengatakan aksi komplotan spesialis maling motor itu terjadi pada Sabtu (7/8) sekitar pukul 02.00 WIB.

"Kondisi tersangka saat kami amankan luka lebam di bagian wajah dan robek pada bibir, mata, serta kepala," kata dia, Senin (9/8).

BACA JUGA: Peristiwa Mengerikan Ini Terjadi di Bandung, Para Orang Tua Harus Hati-hati

Sebelum beraksi, para pelaku berangkat dari Madura menggunakan dua motor.

Masing-masing berboncengan dua orang menggunakan Suzuki Satria dan tiga lainnya memakai Yamaha Mio.

Setibanya di Surabaya, mereka mencari sasaran dengan berkeliling. Akhirnya saat di lokasi kejadian mereka melihat motor milik korban Sudarsono sedang terparkir di depan rumah.

Setelah memastikan aman, Komeng bersama satu temannya merusak setang motor dengan kunci L kemudian menuntunnya.

"Saat mendorong motor curian, ada warga yang meneriaki mereka maling. Tersangka langsung kabur. Namun, satu berhasil ditangkap warga kemudian dihajar," beber AKP Olloan.

Dari hasil pemeriksaan, Rizal mengaku baru satu kali melakukan aksi tersebut setelah diajak oleh empat pelaku lainnya berinisial US, MT, GDL, dan GDR yang saat ini ditetapkan sebagai buronan.

"Nama-nama tersebut sudah kami tetapkan sebagai DPO," kata Olloan.

Komeng dijerat pasal 363 KUHP terkait Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan. Dia dijerat hukuman enam tahun penjara. (mcr12/jpnn)


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Arry Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler