Komika Pandji Pragiwaksono Turut Meriahkan Acara Milad Pertama UICI

Selasa, 18 Januari 2022 – 13:44 WIB
Komika Pandji Pragiwaksono turut memeriahkan acara milad atau ulang tahun pertama Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/1/2022). Foto: Humas UICI

jpnn.com, JAKARTA - Komika Pandji Pragiwaksono turut memeriahkan acara milad atau ulang tahun pertama Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/1/2022).

Panji tampil dalam sesi Insancitopia, yaitu acara puncak milad yang berisi hiburan dan penghargaan.

BACA JUGA: Podcast Pandji Pragiwaksono ‘Hiduplah Indonesia Maya’ Hadir Eksklusif di Noice

Dia tampil untuk menghibur para undangan yang hadir, baik secara offline maupun online.

Dalam kesempatan itu, Pandji mengungkapkan betapa banyak orang yang hidup tetapi tidak punya kehidupan. Pandji menyebutnya dengan istilah Zombie.

BACA JUGA: Din Syamsuddin: UICI Telah Implementasikan Wahyu Pertama Kepada Nabi Muhammad

Pandji mengatakan salah satu ciri Zombie itu adalah malas bertemu dengan pekerjaan yang digeluti.

“Makanya, banyak yang ketika hari Senin tiba mukanya pucat, Selasa makin pucat, Jumat berubah jadi manusia, Sabtu bahagia, bersepeda dengan teman-teman, eh Minggu sore pucat lagi," kata Pandji.

BACA JUGA: Komunitas Yakusa Berikan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa UICI

Oleh karena itu, Pandji mengajak para tamu undangan yang hadir pada saat itu untuk mencintai dan menyeriusi pekerjaan yang digeluti.

Perlu diketahui, hari ulang tahun UICI jatuh pada tanggal 15 Januari. Hari itu bertepatan dengan momen pengumuman keluarnya izin pendirian UICI oleh Presiden Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) pada 15 Januari 2021 di Bogor.

Selain menampilkan Pandji, dalam acara milad tersebut juga digelar Sidang Senat Terbuka yang dipimpin oleh Rektor UICI Prof. Laode Masihu Kamaluddin.

Prof. Laode menyampaikan capaian UICI selama satu tahun ini. Ia mengungkapkan UICI merupakan perguruan tinggi digital dengan platform Digital Teaching Learning System (DSTLS).

"Dengan teknologi ini, UICI bisa memberikan kesempatan kepada siapa pun untuk belajar tanpa kendala jarak, tempat, dan waktu," kata Prof. Laode.

Pada kesempatan tersebut, UICI memberikan penghargaan kepada alm. Prof. Harry Azhar Azis dan alm. Prof. Muchlis R. Luddin.

Penghargaan tersebut diberikan kepada dua tokoh tersebut karena jasanya dalam mendirikan UICI. Penghargaan tersebut diberikan kepada pihak keluarga.(fri/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler