Kominfo dan IPPNU Ajak Santri Turut Tangkal Hoaks Serta Sebarkan Kebaikan

Selasa, 02 November 2021 – 18:10 WIB
Webinar National Virtual Talk dengan tema 'Pelajar Bangkit dari Pandemi: Berdaya, Berkarya, Berjaya'. Foto tangkapan layar

jpnn.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Ditjen IKP) bermitra dengan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) menggelar webinar bertema 'Pelajar Bangkit dari Pandemi: Berdaya, Berkarya, Berjaya', pada 31 Oktober 2021.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong mengatakan perlunya membangun komunikasi virtual di era pandemi.

BACA JUGA: Manfaat Air Kelapa untuk Jantung dan Waktu Terbaik Meminumnya

Salah satunya dengan menumbuhkan kebiasaan untuk mengutamakan penggunaan media sosial dalam mencari informasi bukan sekedar chatting.

“Marilah kita gunakan media sosial untuk kebaikan, kabarkan kebaikan, hindari hoaks, pahami karakteristik media dan juga pahami karakter audience,” ungkap Usman.

BACA JUGA: Kondisi Industri Galangan Kapal Memprihatinkan, Pemerintah Diminta Segera Tergugah

Usman Kansong mengimbau masyarakat, khususnya pelajar IPPNU untuk berperan serta bersama-sama bangkit dari pandemi dengan mengikuti panduan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

“Kami ingin mengajak pelajar IPPNU untuk bangkit dari pandemi, banyak hal yang harus kita lakukan, pertama patuhi prokes, segerakan vaksin sehingga pemulihan kesehatan dapat tercapai dengan terbentuknya herd immunity, lalu nantinya kita dapat lebih leluasa melakukan berbagai kegiatan,” papar Usman.

BACA JUGA: Penghasilan Teuku Ryan Lebih Rendah dari Ria Ricis, Begini Respons Keluarga

Kabag Diseminasi Informasi Digital Biro Multimedia Divhumas Kombes Heru Yulianto dalam paparannya menyampaikan maraknya penyebaran media negatif dikhawatirkan akan membahayakan generasi muda dan demokrasi, oleh karena itu, Polri turut mengedukasi anggota dan masyarakat untuk meningkatkan literasi digital.

“Salah satu upaya Divhumas Polri dalam menangkal hoax adalah memonitor setiap berita dan melakukan penindakan dengan memberikan stempel hoaks kemudian disebarkan kembali pada masyarakat," ungkap Kombes Heru.

Kombes Heru juga mengingatkan untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan adanya jerat hukum bagi pelaku cyber bullying dan penyebar hoaks.

Webinar ditutup oleh Ketua Umum IPPN Nurul Hidayatul Ummah, yang berharap dengan diadakannya kegiatan ini para remaja putri bisa teredukasi dan terus berdaya.

“Dua tahun ini kita telah berjibaku dengan pandemi yang sangat berdampak pada remaja putri di sini. Baik kendala-kendala yang terjadi di bidang pendidikan sehingga menyebabkan gap learning, juga para pelaku usaha rumahan, sehingga dibuatlah acara literasi dan motivasi agar pelajar putri bisa terus berdaya di era pandemi," kata Nurul.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Kominfo   IPPNU   santri   hoaks   tangkal hoaks   Covid-19   Pelajar  

Terpopuler