Kominfo: Humas di Era Digital Harus Proaktif

Kamis, 24 November 2022 – 17:47 WIB
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Kominfo, Usman Kansong. Foto Kominfo

jpnn.com, SOLO - Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong mengatakan dunia digital memungkinkan semua pihak untuk menjadi produsen informasi secara lebih intensif.

Oleh karena itu, Humas harus lebih proaktif.

BACA JUGA: Srikandi Ganjar Salurkan Sembako & Obat-obatan untuk Korban Gempa di Cianjur

Usman menuturkan, dulu sebelum digitalisasi mempengaruhi seluruh aspek kehidupan, semua kegiatan komunikasi bersifat defensif dan menunggu konfirmasi.

Semua menunggu diwawancara oleh pers atau jika membuat jumpa pers, juga harus melibatkan media.

BACA JUGA: PT Surveyor Indonesia Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Cianjur

“Kami (humas) sangat pasif. Sifatnya menunggu, kalaupun aktif, tidak pro,” ujarnya.

Usman mencontohkan, televisi Indonesia saat ini akan berubah menjadi digital.

BACA JUGA: Andre Taulany & Surya Insomnia Touring Pakai Motor Listrik Electrum di Bali

Dalam satu televisi akan ada banyak kanal. Satu mux (penyalur konten untuk televisi digital) ada 12 sampai 16 kanal.

Kanal-kanal tersebut bisa diisi di masa depan ketika semua televisi di daerah sudah digital.

“Humas bisa saja menyewa atau kerja sama dengan penyelenggara mux untuk kami sewa di situ atau seperti apapun business dealnya. Kanal itu bisa kita isi dengan konten-konten yang kita create sendiri,” tutur Usman.

Di era digital sekarang ini, semua orang sudah bisa membuat konten di media sosial yang kemudian bisa dibagikan ke media atau ke publik secara umum tanpa harus menunggu jumpa pers atau konfirmasi.

Kondisi ini menurutnya harus dimanfaatkan dengan baik oleh Humas.

“Kami sudah bisa secara proaktif. Itu satu hal yang saya kira penting. Karena digital apa pun sifatnya medium, tergantung kepada kita,” serunya.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler