Kominfo: Kualitas Konten dan Layanan Medsos Perlu Ditingkatkan

Sabtu, 27 November 2021 – 13:40 WIB
Aplikasi Instagram dan Twitter di ponsel. Foto/ilustrasi: Ayatollah Antoni/JPNN.Com

jpnn.com, PALEMBANG - Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Hasyim Gautama menilai perlu adanya peningkatkan kualitas konten dan layanan media sosial.

Tujuannya agar bisa mencapai kesejahteraan umum, khususnya dalam dunia internet.

BACA JUGA: Mobil Ditabrak, Kalina Ocktaranny Beberkan Kronologisnya, Sopir Sempat mau Kabur

Hal itu disampaikan Hasyim dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Satuan Tugas Media Sosial Daerah Wilayah Indonesia Barat, di Palembang, Jumat (26/11).

“Internet dengan aplikasi yang cukup banyak seperti Facebook, Twitter, WhatsApp, YouTube, Instagram dan lain sebagainya memiliki karakteristik dan juga pengguna yang berbeda. Hal ini menjadikan kita sangat sensitif, karena beragam informasi melalui kanal atau platform tersebut memiliki pangsa pasarnya tersendiri," ujarnya.

BACA JUGA: Kominfo: Festival Bagimu Tanah Papua, Satukan Keberagaman Indonesia

"Ini menjadi tantangan bagi Satgas Medsos untuk bisa melihat itu yang nantinya bisa membuat konten-konten yang positif," sambungnya.

Hasyim berharap, kelancaran informasi yang diberikan melalui media sosial menjadi sesuatu yang dapat diandalkan.

BACA JUGA: Kebutuhan Rumah Bakal Melonjak Tahun Depan, BTN Siapkan 4 Ribu Jaringan

“Saya yakin secara teknologi akses internet sudah tersedia, handphone juga semakin canggih, sehingga sudah tidak ada masalah dari sisi teknologi, dari sisi proses pembuatan konten dan juga dari sisi orang atau Satgasnya," kata Hasyim.

Bimtek peningkatan kualitas konten dan layanan media sosial pemerintah ini digelar dalam meningkatkan mutu dan kualitas pengelolaan media sosial khususnya di instansi Pemerintah Daerah.

“Pemerintah sangat terbantu dengan pesatnya perkembangan teknologi, adanya internet menjadi salah satu sarana bagi instansi pemerintah untuk memberikan layanan yang cepat dan mudah. Internet juga membuat rakyat lebih aktif mengawasi jalannya pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah," kata Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Selatan Achmad Rizwan.

Sementara itu, Pranata Humas Kementerian PUPR Daswandi Budi Indra menuturkan peningkatan kualitas konten dan layanan media sosial penting untuk dilakukan karena peran media sosial lambat laun semakin mengembangkan jurnalisme masyarakat atau biasa disebut citizen journalism.

Semakin berkembangnya teknologi, secara otomatis juga memberikan dampak pada perubahan cara media dalam menyampaikan informasi dan cara masyarakat dalam memilih informasi.

“Ada empat media sosial yang paling populer instansi pemerintahan seperti Facebook, Twitter, Instagram dan YouTube. Penting bagi kita untuk mengetahui nature-nya platform ini, karena dengan mengetahui karakter dari masing-masing platform kita bisa menentukan yang mana yang paling cocok untuk kita bagikan informasinya kepada masyarakat. Dengan mengetahui platform yang paling tepat, maka informasi juga akan sampai secara tepat dan efektif," seru Daswandi.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler