Kang Ace Soroti Pihak Pengambil Untung dari Bisnis Swab Test

Kamis, 03 September 2020 – 21:34 WIB
Pelaksanaan Swab Test. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily mengatakan rate population test Covid-19 sekarang relatif sudah makin tinggi. Masyarakat juga sudah punya kesadaran mandiri untuk melakukan tes.

Hanya saja, Ace mengungkap bahwa diduga ada beberapa pihak yang memanfaatkan tes Covid-19 untuk kepentingan-kepentingan bisnis. 

BACA JUGA: Harga PCR Cuma Rp 500 Ribu, Letjen Doni Bakal Tertibkan RS Pencari Untung dari Swab Test

“Ada yang harganya swab test itu sekian juta dengan penyelesaian sekian jam, dua hari, tiga hari,” kata Ace saat rapat kerja Komisi VIII DPR dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal (Letjen) Doni Monardo, Kamis (3/9). 

Politikus Partai Golkar itu mengaku tidak tahu bagaimana pengaturan terkait prosedur swab test ini. Dia pun mempertanyakan, apakah Satgas juga sudah menetapkan prosedur uji tersebut.  

BACA JUGA: Dikabarkan Sebagai Cucu Wapres Maruf Amin, Adly Fairuz Bilang Begini

“Supaya masyarakat jangan sampai merasa di satu sisi dengar ini gratis, tetapi di sisi lain ada yang harus bayar sampai Rp2 juta misalnya. Ya kalau itu dilakukan swasta, tetapi mesti ada standar yang mengatur itu,” ungkap dia.

Menurut dia, prosedur ini harus diselesaikan supaya masyarakat betul-betul merasa terlayani.

BACA JUGA: Ingat, Rapid Test dan PCR Bukan untuk Dokumen Perjalanan

“Terutama jenis layanan swab seperti apa, waktunya berapa, standar biaya berapa,” kata mantan anggota Tim Kampanye Nasional Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin atau TKN Jokowi – Kiai Ma’ruf di Pilpres 2019 itu. 

Terlebih lagi, kata Ace, belakangan ini terdengar isu bahwa rapid test tidak bisa dipakai untuk corona, sehingga semua harus menggunakan reagan PCR dan sebagainya.

“Ini menjadi polemik masyarakat. Jangan sampai membuat masyarakat frustasi terhadap tes tersebut,” tutur Ace. (boy/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler