Komjen Ari Dono jadi Wakapolri, Tepat!

Jumat, 17 Agustus 2018 – 10:35 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto diangkat menjadi wakapolri menggantikan Komjen Syafruddin yang menduduki jabatan sebagai menpan-RB.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, Ari Dono adalah salah satu komjen senior di Polri yang juga seangkatan dengan Syafruddin di Akademi Kepolisian (Akpol) 1985. Menurut Neta, dengan diangkatnya Ari Dono sebagai wakapolri, sistem kaderisasi yang dibangun Polri selama ini tidak terganggu.

BACA JUGA: Yakinlah, Pak Wiranto Tak Akan Campuri Polri Pilih Wakapolri

"Polri komitmen dan konsisten dengan dirinya sendiri dan tidak membiarkan adanya aksi lompat pagar dalam penempatan jabatan," kata Neta, Jumat (17/8).

Dengan demikian, lanjut Neta, jajaran kepolisian maupun masyarakat percaya pada sistem kaderisasi di Polri. Menurut Neta, kalau "aksi lompat pagar" dibiarkan terjadi di Polri, kader-kader kepolisian akan frustasi dan mereka akan hilang harapan karena sistem kaderisasi tidak punya kejelasan.

BACA JUGA: Wiranto Ogah Campuri Urusan Penentuan Wakapolri

Sebab, wakapolri adalah jabatan karier paling tinggi di kepolisian. Sedangkan jabatan kapolri lebih bersifat politis dan menjadi hak prerogatif presiden. Sehingga Pati yang berhak ikut dipilih dalam dewan jabatan dan kepangkatan tinggi (wanjakti) adalah perwira tinggi (pati) yan berpangkat komjen, meski kemudian penentuan finalnya tetap kapolri yang memutuskan.

"Sistem urut kacang yang tentunya mempertimbangkan kualitas , kapasitas dan kapabilitas para calon ini akan lebih menghargai institusi ketimbang membiarkan adanya "aksi lompat pagar" dalam penunjukkan jabatan wakapolri," paparnya.

BACA JUGA: Irjen Idham Azis Dijadikan Wakapolri, Polri: Baru Isu

Menurut Neta, jika Ari Dono dipilih jadi wakapolri, ini sama seperti era Komjen Makbul Padmanegara yang dari Kabareskrim menjadi orang nomor dua di Korps Bhayangkara.

Ari Dono sendiri sudah cukup lama bertugas di lingkungan elite Mabes Polri. Ari sebelumnya menjabat wakabareskrim kemudian kabareskrim sehingga sangat memahami dinamika yang terjadi di tataran elite kepolisian.

"Pemilihannya sebagai wakapolri adalah solusi yang tepat di tengah panasnya tarik menarik proses pemilihan wakapolri," ungkapnya.

Dia menambahkan, dengan naiknya Ari Dono kemungkinan besar Kapolda Metro Jaya Idham Azis akan menjadi Kabareskrim menggantikan posisi yang ditinggalkan jenderal bintang tiga tersebut.

"Sekarang yang jadi pertanyaan siapa yang akan menggantikan Idham sebagai kapolda Metro Jaya? Apakah Kakorbrimob Rudi bersedia, setelah kasus videonya itu viral? Kita tunggu saja," pungkas Neta. (boy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bang Neta Jagokan Tiga Komjen untuk Jadi Wakapolri


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler