Komplotan Syadam Baskoro Bawa Celurit saat Beraksi

Jumat, 24 Januari 2020 – 08:43 WIB
Syadam Baskoro, salah satu pelaku begal di Warteg Mamoka Bahari ditetapkan sebagai DPO atau buron. Foto: ANTARA/HO-Humas Polres Metro Jakarta Selatan

jpnn.com, JAKARTA - Polsek Pesanggrahan Polres Metro Jakarta Selatan memasukkan tiga pelaku begal di Warteg Mamoka Bahari ke daftar pencarian orang (DPO).

"Kemarin telah kami tetapkan tiga DPO untuk kasus begal warteg," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Sukadi di Jakarta, Jumat (24/1).

BACA JUGA: Keluarga Siswa Pembunuh Begal Menerima Putusan Hakim

Ketiga buronan itu yakni Heru Wahono (22) beralamat Jalan Jambu Nomor 7 RT 8/RW 15 Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat. Syadam Baskoro (22) beralamat Jalan H Sinda II Nomor 61 RT 10 RW 4, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat.

Ahmad Firdaus (22) beralamat Jalan Srengseng Sawah RT 5/ RW 3, Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

BACA JUGA: Coba Selamatkan Motor, Pria Ini Terluka Parah Dibacok Begal Sadis

Dua dari tiga DPO begal warteg ini, yakni Heru dan Syadam merupakan residivis yang pernah ditangkap oleh Tim Krimum Polres Metro Jakarta Selatan pada bulan Februari 2019.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama mengatakan dua pelaku begal yang terekam kamera CCTV tersebut pernah ditangkap oleh jajarannya karena kasus kriminal lainnya.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Jokowi Tak Pernah Hadiri Imlek Nasional Hingga Rahasia Megawati

"Itu foto yang lama. Jadi pelaku begal ini sudah pernah ditangkap sama Polres Jakarta Selatan," kata Bastoni.

Setelah identitas pelaku diketahui, polisi mendatangi rumah para pelaku begal tersebut. Namun tidak ditemukan.

Polisi masih memburu ketiga begal warteg yang masih dalam pelarian dan menerbitkan surat DPO agar ketiganya segera menyerahkan diri atau akan ditangkap dengan tindakan tegas.

Pembegalan terjadi Selasa (21/1) sekitar pukul 01.30 WIB di Warteg Mamoka Bahari, Jalan Ciledug Raya, RT 1/RW 1, Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Pembegalan tersebut terekam kamera CCTV di Warteg Mamoka Bahari. Saat itu satu orang pembeli jadi sasaran tiga pelaku begal.

Dalam rekaman CCTV itu, korban terlihat sedang makan di warteg. Pelaku sebanyak tiga orang datang dan langsung melakukan perampokan.

Salah satu pelaku mengacungkan celurit ke korban yang ketakutan lantas memberi ponsel miliknya kepada pelaku. Para pelaku kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor dengan membawa kabur sebuah ponsel dan uang senilai Rp950 ribu milik korban. (antara/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Begal   Komplotan Begal   Warteg   Dpo  

Terpopuler