Kondisi Terkini Anggota Polres Aceh Barat yang Ditusuk saat Menyergap Penembak Pos Polisi

Selasa, 23 November 2021 – 15:05 WIB
Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda SIK saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di mapolres setempat di Meulaboh, Selasa (23/11/2021) siang. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

jpnn.com, MEULABOH - Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda mengatakan seorang anggotanya berinisial ST mengalami luka tusuk saat melakukan penangkapan terhadap kelompok terduga pelaku penembakan Pos Polisi Panton Reu, Aceh Barat.

Penggerebekan dilakukan oleh tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh, Satuan Reskrim Polres Aceh Barat, dan Densus 88 Satgaswil Aceh, Senin (22/11) sekitar pukul 13.20 WIB, di Kecamatan Pasie Raya, Aceh Jaya.

BACA JUGA: Pelaku Penembakan Pos Polisi Berusaha Kabur Lewat Kamar Mandi, Akhirnya Tewas

“Sampai saat ini anggota kami yang terluka ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” kata AKBP Andrianto kepada wartawan di Meulaboh, Selasa (23/11). 

Menurut dia, ST mengalami luka tusuk di bagian rusuk kiri. 

BACA JUGA: OTK Penembak Pos Polisi di Aceh Diduga Gunakan Senapan Serbu

Andrianto mengatakan hingga kini anggotanya itu masih terus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. 

Dia berharap anggotanya tersebut segera diberikan kesembuhan. 

BACA JUGA: Begini Kondisi Terkini Anak Buah Kombes Hengki yang Ditabrak Bandar Narkoba 

Andrianto menambahkan dalam penangkapan itu, seorang terduga pelaku penyerangan Pos Polisi Panton Reu berinisial AH (56) meninggal dunia setelah tertembak akibat melawan petugas, dan mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap. 

Menurutnya, terduga pelaku AH diduga berusaha melarikan diri dengan melompat tembok kamar mandi setinggi dua meter.

Namun, saat disergap, terduga pelaku kemudian melawan petugas, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tindakan tegas dan terukur.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan terkait kasus penembakan Pos Pol Panton Reu, polisi sudah mengamankan empat terduga pelaku. 

Polisi juga terus mengejar beberapa pelaku lainnya yang sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang atau DPO.

"Kami imbau mereka yang masih dikejar segera menyerahkan diri. Kami sudah mengantongi nama-nama mereka. Polisi tidak akan segan memberikan tindakan tegas dan terukur kalau terjadi perlawanan saat akan diamankan,” kata dia di Banda Aceh, Selasa (23/11).

Lebih lanjut Winardy mengatakan motif penyerangan dan penembakan tersebut karena mereka merasa terusik oleh aparat kepolisian yang sering menindak tegas tambang ilegal di wilayah itu.

"Penyerangan dan penembakan tersebut tidak mengganggu kamtibmas Aceh. Secara keseluruhan, situasi Aceh sudah sangat kondusif dan Polda Aceh siap menjamin keamanan bagi setiap investor yang ingin berinvestasi di Aceh," kata dia.

Pos Polisi di Panton Reu, Polres Aceh Barat, ditembak orang tidak dikenal, Kamis (28/10) pukul 03.15 WIB. 

Hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menyita selongsong dan beberapa proyektil peluru dengan kaliber 7,62 mm x 39 dan 5,56 mm x 45. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler