Konfercab HMI Ricuh, Wartawan Dianiaya

Minggu, 07 Juli 2013 – 04:25 WIB
JAKARTA - Seorang wartawan kembali menjadi korban kekerasan dalam menjalankan tugas peliputan. Kali ini dialami wartawan media online Radar Pena, Fatah Hidayat Sidik.

Ia dipukul tepat di bagian mata sebelah kanan oleh seorang oknum diduga berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), saat meliput jalannya Konferensi Cabang (Konfercab) HMI DKI Jakarta, di Kawasan Cilosari, Menteng, Minggu (7/7) dini hari sekitar pukul 23.30 WIB.

"Kejadiannya sangat cepat. Saat itu Konfercab berakhir ricuh. Jadi saya hendak memotret bentrok yang terjadi antar dua kelompok yang ada. Mereka saling pukul di depan Sekretariat Bersama HMI Cabang Jakarta, di Jalan Cilosari Nomor 17, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat," ujarnya dalam pesan elektronik, Sabtu (6/7) malam.

Saat itulah menurut Fatah, oknum kader HMI Cabang Jakarta Selatan, berinisial ABS, memukul mata sebelah kanannya. Akibatnya pelipis korban mengucurkan darah. Bahkan setelah kucuran darah berhenti mengalir, terlihat bekas seperti penggumpalan darah di dalam kelopak mata.

"Padahal ketika kejadian berlangsung ada sejumlah aparat kepolisian dari Polsek Menteng. Mereka datang untuk berjaga-jaga karena sebelumnya juga terjadi insiden pemukulan terhadap dua kader HMI asal Komisariat Al Azhar. Yaitu  Hola Nur Yustisia dan Gorbiyan Khurmaini di dalam Sekber HMI Jakarta," katanya.

Fatah menduga oknum yang melakukan penganiayaan terhadap dirinya merupakan oknum yang sama yang melakukan pemukulan terhadap kedua kader HMI dimaksud.

Karena itu atas apa yang dialami, Fatah dengan dibantu seorang petugas kepolisian membuat pengaduan ke Polres Jakarta Pusat. Ia berharap lewat kejadian ini polisi dapat menjalankan tugas sesuai undang-undang yang berlaku, agar kekerasan terhadap wartawan tidak lagi terus terjadi. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Motor Curian Dikirim ke Penadah di Madura

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler