KONI DKI Buka-bukaan Soal Kecurangan Tuan Rumah di PON Jabar

Minggu, 11 Desember 2016 – 23:05 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Ketua KONI DKI Jakarta Raja Septian Ervian menilai Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat sebagai event yang gagal. Pasalnya, terjadi kecurangan dalam setiap pertandingan.

Pria yang akrab disapa Eyi itu mengatakan, terlalu banyak air mata atlet yang berjatuhan di arena pertandingan PON Jabar lantaran ketidaksportivan wasit memimpin pertandingan. 

BACA JUGA: Batalkan Sesi Latihan di Sentul, Timnas Thailand Dalam Kondisi Tidak Fit

Yang dirugikan pun bukan hanya kontingen DKI Jakarta saja, tetapi juga dari daerah lain.

"Bagaimana tidak menangis atlet kalau mereka yang sudah berlatih bertahun-tahun menjelang PON, tiba-tiba dicurangi saat pertandingan. Yang patut kita ingat bahwa olahraga itu bukan masalah kalah dan menang, tetapi bagaimana kita bisa menjunjung tinggi sportivitas untuk mencapai prestasi," kata Eyi saat membuka acara Rapat Kordinasi KONI DKI Jakarta di Grand Whiz Hotel Kepala Gading, seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.co Minngu (11/12).

BACA JUGA: Perkiraan Pemain Manchester United Kontra Tottenham

Karena itu, Eyi meminta jangan ada pengurus cabang olahraga yang berkecil hati karena tidak berhasil menyumbang medali dan membawa DKI keluar jadi juara umum.

Pasalnya, hal tersebut terjadi bukan karena kesalahan mereka ataupun para atlet.

BACA JUGA: Setan Merah Menanti Pelukan Malaikat Bernama Mkhitaryan

"Karena atlet kita sudah berusaha semaksimal mungkin dan hasilnya tidak sesuai harapan karena dicurangi," ucapnya.

Sementara itu, Ketua bidang Pembinaan Prestasi Taufik Yudhi Mulyanto menambahkan, banyak cara yang dilakukan tuan rumah untuk menjegal upaya kontingen DKI Jakarta mencapai juara umum. 

Salah satunya dicoretnya salah seorang atlet renang indah DKI Jakarta dari keikutsertaaanya dengan alasan melewati batasan usia.

Seperti diketahui, PON XIX Jabar yang berlangsung September lalu didominasi tuan rumah. Jabar menjadi juara umum dengan perolehan 217 mendali emas.

Sementara kontingen DKI Jakarta hanya bisa finis di posisi tiga dengan perolehan 132 emas. (rmol/dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketinggalan 6 Poin dari Madrid, Barca Sesumbar Bakal Juara


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler