Konon 149 WNI Meninggal Dunia di Sel Imigrasi Malaysia, Sukamta Bereaksi, Simak

Rabu, 29 Juni 2022 – 19:57 WIB
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah segera menindaklanjuti temuan 149 WNI yang meninggal dunia di 5 pusat tahanan imigrasi, Sabah, Malaysia.

"Saya minta Kemenlu untuk segera menindaklanjuti temuan ini, apalagi juga muncul kabar adanya penyiksaan yang selama ini dialami tahanan WNI di sana," kata Sukamta kepada wartawan, Rabu (29/6).

BACA JUGA: 149 WNI Tewas di Sel Imigrasi Malaysia, Sukamta Bilang Begini 

Dia menyebutkan pemerintah perlu mengungkap secara menyeluruh informasi yang beredar di beberapa media massa bahwa kejadian penyiksaan WNI telah berlangsung bertahun-tahun.

Politikus PKS ini menyebutkan jika kasus ini sudah berlangsung lama, maka pihak Kedubes Indonesia di Malaysia semestinya mengetahui kejadian tersebut.

BACA JUGA: Sel Malaysia Seperti Neraka, 18 WNI Tewas, Apa Reaksi Indonesia?

Menurut Sukamta, temuan Koalisi Buruh Migran Berdaulat (KBMB) mengeklaim data dari Kedubes Malaysia di Jakarta, ada ratusan WNI yang meninggal di tahanan selama tahun 2021-2022.

Namun, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) menyebut hanya ada tujuh tahanan WNI yang meninggal dalam kurun waktu yang sama. 

BACA JUGA: Sri Lanka Negara Bangkrut, tetapi Ratusan WNI Memilih Bertahan di Sana ketimbang Pulang ke Indonesia

"Perbedaan datanya sangat mencolok," lanjutnya.

Wakil Ketua Fraksi PKS itu juga mengusulkan pembentukan tim adhoc terdiri dari Kemenlu, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), dan juga melibatkan perwakilan dari organisasi pekerja migran untuk mengusut kasus tersebut.

"Saya berharap kasus ini bisa segera diungkap, karena sangat ironis jika temuan ini betul terjadi. Pemerintah juga perlu segera membuat langkah dan kebijakan yang tegas agar tidak terulang kejadian yang sama di masa depan," pungkas Sukamta.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI telah mempelajari laporan dari Koalisi Buruh Migran Berdaulat (KBMB) mengenai belasan warga negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia di rumah tahanan Malaysia.

Menilai serius laporan berjudul “Seperti di Neraka: Kondisi di Pusat Tahanan Imigrasi di Sabah, Malaysia", Kemlu segera menghubungi KBMB untuk memperoleh data rinci WNI atau pekerja migran Indonesia yang dinyatakan meninggal di rumah tahanan imigrasi di Sabah serta data para deportan yang mengalami penganiayaan selama berada di Depot Tahanan Imigresen (DTI) di Sabah.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha dalam keterangan tertulisnya, Selasa, menjelaskan seluruh data tersebut akan ditelusuri dan dimintakan penjelasan dari otoritas di Malaysia.

"Perwakilan RI di Sabah, yaitu KJRI Kota Kinabalu dan KRI Tawau akan bertemu Pengarah Jabatan Imigresen Negeri Sabah pada hari ini. Pertemuan dimaksudkan untuk meminta keterangan dan kejelasan atas temuan KBMB, sebagai upaya Pemerintah Indonesia dalam melindungi WNI atau pekerja migran Indonesia di wilayah Sabah," ujar Judha.(mcr8/jpnn)


Redaktur : Friederich Batari
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler