Konon Jokowi Bakal Tambah 6 Wamen Lagi, Buat Jatah Parpol?

Minggu, 10 November 2019 – 22:20 WIB
Presiden Jokowi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan bakal menambah posisi wakil menteri (wamen) di Kabinet Indonesia Maju (KIM). Konon, Kepala Staf Presiden Moeldoko menyebut jumlahnya ada enam lagi.

Namun, Jokowi hanya menjawab singkat saat ditanya siapa saja enam wakil menteri tersebut, termasuk apakah sudah ada surat keputusan terkait pengisian wamen tersebut.

BACA JUGA: Nadiem Makarim Harus Dibantu Minimal 2 Wakil Menteri

"Belum. Belum," jawab Jokowi di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (10/11).

Juru Bicara Presiden Fajroel Rachman saat dikonfirmasi mengenai penambahan enam wamen ini, mengatakan bahwa yang sudah diputuskan baru dua, yakni Wakil Panglima TNI dan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

BACA JUGA: Penunjukan 12 Wakil Menteri Bertentangan dengan Hasrat Merampingkan Birokrasi

"Di luar itu seperti Pak Jokowi tadi katakan, belum dibicarakan. Jadi yang sudah terbit akan diproses secepatnya, dalam proses. Dua, ada Kemendikbud dan Wakil Panglima TNI," kata Fajroel.

Saat ditanya apakah penambahan wakil menteri ini untuk menampung para sukarelawan atau kader partai politik (parpol) pengusung? Fajroel menjawab diplomatis.

BACA JUGA: Masuk Radar NasDem untuk Pilpres 2024, Ridwan Kamil: Tunggu Saja Momennya

"Tidak ada diskusi mengenai hal tersebut, kami hanya mendiskusikan mengenai tugasnya saja. Kemudian nama-nama masih didalam pembicaraan," jawab pria yang juga komisaris utama di salah satu BUMN ini.

Lebih jauh, Fajroel menyebutkan bahwa Presiden Jokowi sebelumnya sudah menyampaikan permintaan maaf apabila belum bisa mengakomodasi sekitar 300 lebih nama yang diusulkan banyak pihak untuk masuk di KIM.

"Tapi pasti akan dipertimbangkan untuk jabatan-jabatan tertentu. Tidak ada bagi-bagi jabatan, karena yang dilihat siapa putra putri bangsa terbaik sesuai dengan tugas yang ditulis atau yang dilakukan dalam Perpres. Itu saja," tandasnya. (fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler