Konsumsi BBM Nonsubsidi Melesat

Senin, 28 Agustus 2017 – 08:52 WIB
SPBU. ILUSTRASI. Foto: Malut Pos/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Masyarakat menyambut positif kehadiran pertamax turbo yang diluncurkan Pertamina.

Sepanjang semester pertama 2017, pertumbuhan konsumsi bahan bakar beroktan 98 itu cukup baik.

BACA JUGA: Ini Penyebab Ribuan ATM Offline Akhir Pekan Kemarin

Area Manager Communication and Relation MOR V Rifki Rakhman Yusuf menjelaskan, pada semester pertama ini, pertumbuhan pertamax turbo mencapai 13 persen.

Meski harga pertamax turbo lebih mahal, konsumen dinilai mementingkan kualitas.

BACA JUGA: Mulai Hari ini Transaksi di Jalur JORR-S Diskon 10 Persen

Di wilayah Jawa Timur, pertamax turbo rata-rata laku 130 kiloliter per hari.

Hingga akhir tahun ini, konsumsi semua bahan bakar nonsubsidi ditargetkan mencapai 15–20 persen.

BACA JUGA: MNC Leasing Terbitkan MTN Perdana Rp 100 miliar

”Kami ingin mengubah pola konsumsi dari bahan bakar bersubsidi menjadi nonsubsidi,” ucap Rifki.

Saat ini, belum semua SPBU di Jatim menyediakan pertamax turbo.

Baru SPBU di jalan-jalan protokol di kota-kota besar di Jatim yang menjual pertamax turbo.

Selain Jatim, konsumsi pertamax turbo di Bali cukup bagus.

Pertumbuhan tersebut berkaitan dengan daya beli masyarakat Bali yang terus meningkat karena ada industri pariwisata.

Mayoritas pembeli pertamax turbo menginginkan bahan bakar yang sesuai dengan mesin berteknologi tinggi.

Selain itu, bahan bakar tersebut dinilai mampu meningkatkan kinerja dan kecepatan maksimal kendaraan karena menyempurnakan pembakaran bahan bakar pada mesin.

”Pertamax turbo cocok digunakan bagi kendaraan dengan perbandingan kompresi lebih dari 12,” jelasnya. (car/c20/noe)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Akselerasi Penjualan, Agen Pemegang Merek Geber Pasar Fleet


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler