Kontak Senjata, 1 TNI Gugur di Puncak Jaya

Jumat, 03 Maret 2017 – 08:18 WIB
Ilustrasi. Foto: Thomas Kukuh/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com -Anggota Kodim 1714/Puncak Jaya, Serda Jhon Karel Mandowen gugur saat kontak senjata di depan tempat pangkas rambut di Jalan Papua, Kota Baru, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Kamis (2/3) sore sekitar pukul 15.30 WIT.

Saat itu, Serda John yang bertugas sebagai ajudan Dandim 1714/Puncak Jaya, Letkol Infanteri Hindratno Devidanto, sedang mengawal Dandim memangkas rambut. Setelah memangkas rambut, Serda Jhon bersama Dandim pulang menggunakan sepeda motor dengan posisi Serda Jhon berada di belakang.

BACA JUGA: Panglima TNI Berharap Arab Saudi Tambah Kuota Haji

Sebelum sempat memacu gas sepeda motornya, tiba-tiba sekelompok masyarakat mengeluarkan tembakan dari arah belakang menggunakan senjata laras pendek yang mengenai Serda Jhon Mandowen. Peluru tersebut mengenai lengan kanan tembus dada. Para pelaku sempat membawa kabur senjata SS1 yang dibawa korban.

Beberapa saat kemudian, rombongan TNI yang melintas menggunakan mobil langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

BACA JUGA: Kerja Sama Militer Indonesia-Australia Lanjut Lagi

Dalam penggejaran tersebut, anggota TNI berhasil menembak pelaku dan mendapatkan kembali senjata SS1 milik Serda Jhon Karel yang dirampas. Namun sayang senjata yang diduga digunakan untuk menembak Serda Jhon Karel dibawa kabur oleh teman pelaku.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf. Teguh Puji Raharjo saat dikonfirmasi, Kamis (2/3) sore membenarkan adanya kontak senjata yang menewaskan seorang anggota TNI dan seorang anggota kelompok kriminal bersenjata.

BACA JUGA: Pasukan Garuda Darfur Gelar Festival Layang-Layang

“Kejadiannya pukul 14.00 WIT, korban dari TNI adalah ajudan Dandim 1714/Puncak Jaya, Serda Jhon Karel Mandowen. Korban mengalami luka tembak pada lengan atas tembus dada hingga meninggal dunia,” katanya kepada Cenderawasih Pos.

Kapendam Teguh menjelaskan bahwa ajudan Serda Jhon Karel Mandowen, gugur dalam kontak senjata dengan anggota KKB yang menyerang Dandim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf. Hindratno Devidanto.

Tentang kronologisnya Kapendam Teguh menyebutkan, saat itu Dandim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Indratno Devidanto hendak kembali ke Kota Baru Mulia usai mengikuti anjangsana, diadang dan ditembaki kelompok kriminal bersenjata.

Ketika diserang, Dandim menurut Teguh tidak siap menghindar dan melakukan penembakan balasan menggunakan pistol hingga mengenai salah satu anggota KKB yang melakukan penyerangan. “Salah seorang pelaku berhasil ditembak dan tewas di tempat,” ungkap Teguh.

Pasca kejadian menurut Teguh, anggota sempat melakukan pengejaran terhadap para pelaku hingga menyebabkan ajudan Dandim 1714/Puncak Jaya Serda Jhon Karel terkena tembakan.

“Belum diketahui dari kelompok mana yang melakukan penembakan itu. Pelaku dari KKB yang tertembak juga belum diketahui identitasnya, namun menurut informasi anggota di TKP, pelaku dua orang,”bebernya. (jo/nat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Panglima Mutasi 25 Perwira Tinggi TNI


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
TNI   TNI Gugur  

Terpopuler