Kontribusi Newmont Menipis, Laba Bumi Anjlok

Selasa, 03 Juli 2012 – 08:08 WIB

JAKARTA - Kinerja PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) pada kuartal pertama 2012 mengecewakan. Laba bersih kelompok usaha Bakrie itu anjlok 99,83 persen akibat turunnya produksi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) sebagai salah satu sumber pendapatan utama perseroan.

Keterangan resmi BRMS kemarin mencatat produksi tembaga NNT tiga bulan pertama tahun ini tercatat senilai 43 juta pounds atau turun 49 persen dibanding 85 juta pounds pada kuartal pertama 2011. Sedangkan produksi emas tercatat lebih rendah 76 persen menjadi 22 ribu ons dari 93 ribu ons pada kuartal satu 2011.

Penurunan tersebut mengakibatkan laba bersih BRMS tergerus 99,83 persen menjadi USD 62,871 ribu pada kuartal pertama tahun ini dibandingkan USD 37,009 juta pada periode yang sama tahun 2011.

Pada kuartal pertama tahun ini, BRMS hanya memperoleh bagian dividen sebesar USD 2,188 juta dari 24 persen kepemilikan saham di NNT. Angka ini turun jauh dibanding USD 41,22 juta pada kuartal pertama 2011.

"Kontribusi laba bersih dari NNT terus mengalami penurunan. Ini disebabkan penurunan produksi tembaga dan emas dari wilayah tambang Batu Hijau," kata Vice President Investor Relations BRMS, Herwin W Hidayat, dalam keterangan resminya, kemarin.
               
Meski begitu, kata Herwin, penurunan produksi ini hanya bersifat sementara. Newmont mengantisipasinya degan cara mengembangkan 6 wilayah tambang baru di Batu hijau. "Setelah pengembangan fase 6 dapat diselesaikan pada akhir tahun ini, NNT diharapkan dapat meningkatkan produksi tembaga dan emasnya secara signifikan pada 2013," yakinnya.

BRMS sendiri pada tiga bulan pertama tahun ini mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar USD 7,033 juta atau naik 70 persen dibanding USD 4,136 juta pada kuartal pertama 2011. Beban bunga dan keuangan membengkak 28,4 persen menjadi USD 14,208 juta dibandingkan USD 11,066 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
               
Posisi kas dan setara kas perseroan pada kuartal pertama tahun ini tercatat sebesar USD 15,2 juta, saldo investasi jangka pendek tercatat sebesar USD 110,57 juta. Jumlah utang jangka panjang yang jatuh tempo pada periode tersebut tercatat sebesar USD 12,21 juta. Sedangkan total utang jangka panjang mencapai USD 295,01 juta dan utang kepada pihak terafiliasinya mencapai USD 56,711 juta.
               
Sedangkan ekuitas perseroan tercatat turun dari USD 1,518 miliar pada kuartal pertama 2011 menjadi USD 1,512 miliar pada kuartal pertama 2012. Rasio utang terhadap ekuitasnya tercatat tetap 0,2 kali dan rasio utang bersih terhadap ekuitas sebesar 0,1 kali.(gen)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kantongi Dua Sertifikat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler