Korban DBD Terus Bertambah

Jumat, 24 Februari 2012 – 09:51 WIB

KUPANG--Jumlah kasus demam berdarah (DBD) di RSUD Kota Kupang terus saja bertambah. Hal ini diakui Direktur RSUD Kota Kupang, dr Marsiana Y. Halek kepada koran ini, di Kupang. Menurutnya, sesuai data RSUD Kota Kupang per 9 Februari lalu, kasus DBD yang ditangani RSUD Kota Kupang sebanyak 65 kasus.

"Kasus DBD yang ditangani RSUD Kota Kupang sejak bulan Desember 2011 sebanyak lima kasus, sementara pada Januari 2012 lalu sebanyak 25 kasus dan pada pertengahan Februari lalu sebanyak 65 kasus DBD,"tegas Marsiana.

Lebih lanjut, Marsiana mengatakan setiap bulan kasus DBD terus mengalami peningkatan sesuai data pasien DBD yang dirawat di RSUD Kota Kupang. Ditegaskan, masalah DBD sejak ditetapkan menjadi KLB berbagai tindakan antisipasi seperti pencegahan sudah dilakukan Dinas Kesehatan Kota Kupang dengan kegiatan 3M (Menguras, Menutup, Mengubur) termasuk beberapa kegiatan pencegahan lain berupa pemberian abate dan fogging focus.

"Kerjasama harus dilakukan semua pihak dalam hal ini Pemerintah Kota Kupang dan masyarakat Kota Kupang." Mengenai penanganan pasien DBD yang melakukan perawatan serta pengobatan ke RSUD Kota Kupang, Marsiana mengatakan sejauh ini pihaknya tetap mengutamakan pelayanan yang maksimal. Protab penanganan DBD, ujar Marsiana, sudah ada seperti penanganan pasien great satu seperti apa hingga pada great dua dan tiga. Menurut dia, penanganan pasien DBD ke RSUD Kota Kupang umumnya masih dalam tahap great satu.

Bukan hanya itu saja, Marsiana juga mengatakan jika penanganan pasien DBD di RSUD Kota Kupang ada juga pasien yang sudah terkena DBD pada tingkatan great tiga. "Penanganan pasien DBD yang sudah mencapai great tiga, RSUD Kota Kupang juga membuat rujukan ke RSUD Prof. DR W.Z Johannes Kupang,"ujar Marsiana.

Sementara dari RSUD Prof DR W.Z Yohannes Kupang dilaporkan, penderita penyakit DBD mengalami kenaikan dari sebelumnya 20 pasien menjadi 24. Padahal, angka 20 merupakan sudah menandakan kasus itu mengalami penurunan karena sebelumnya menembus 36 penderita. Demikian data yang disampaikan salah satu staf hubungan masyarakat (humas) RSUD Prof W.Z Yohannes Kupang, Jane Mbadu ketika ditemu wartawan.

Dikatakan Jane, ke-24 orang dirawat di dua ruang rawat anak, di RSUD Prof W.Z Yohannes Kupang yaitu 16 pasien dirawat di ruang Kenanga dan 8 orang dirawat di ruang Mawar.

"Dua hari belakangan ini kasus DBD di sini (RSUD Kupang-red) kembali naik, tapi tidak terlalu banyak. Hari Selasa sempat turun dari 36 jadi 20, tapi sekarang sudah tambah empat orang lagi. Satu orang merupakan pasien rujukan dari rumah sakit Kota Kupang,"ujar Jane.(mg-10/mg-14/boy)
BACA ARTIKEL LAINNYA... DBD Rengut 1 Korban Jiwa di Banjarmasin


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler