Korban Gusuran Pembangunan Sirkuit Mandalika Kini Bisa Bernapas Lega

Minggu, 07 Agustus 2022 – 00:50 WIB
Wakil Bupati Lombok Tengah, M. Nursiah saat ditemui awak media. Foto: mcr38/Jpnn.com

jpnn.com, LOMBOK TENGAH - Ratusan warga yang menjadi korban penggusuran untuk pembangunan Sirkuit Internasional Mandalika kini bisa bernapas lega.

Pemerintah sudah memberikan kepastian untuk membangun rumah pengganti bagi warga yang terdampak itu.

BACA JUGA: Mulyadi DPR Minta Bendungan Mujur Terintegrasi dengan Mandalika

Wakil Bupati Lombok Tengah M. Nursiah mengatakan pembanguan rumah itu sudah rampung.

Adapun lokasinya berada di Dusun Ngoleng, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

BACA JUGA: Fahri Sebut BUMN Ugal-ugalan di Mandalika, tetapi Empot-empotan di Jakarta

Total ada 120 rumah yang dibangun dan akan ditempati warga dari Dusun Ebunut dan Dusun Ujung Lauk, Desa Kuta.

Menurut Nursiah, saat ini pihaknya sedang memastikan kelengkapan sarana dan prasarana yang ada di lokasi pembangunan rumah tersebut.

BACA JUGA: Kabinda NTB: Ajang MotoGP Mandalika Berdampak Luas

Nursiah menyebut ada beberapa hal yang masih perlu diselesaikan seperti pusat pelayanan terpadu (posyandu), air bersih, jaringan listrik, jalan raya, dan musala.

"Yang kami pastikan itu seperti sarana dan prasarana layaknya permukiman warga pada umumnya. Dengan begitu, warga merasa nyaman dan aman menempati permukiman itu," kata Nursiah, kepada JPNN, Sabtu (6/8).

"Prinsipnya, kami sebagai pelayan masyarakat tetap berada di tengah masyarakat," sambung Nursiah.

Dia mengatakan 120 unit rumah itu nantinya akan langsung diberikan kepada warga yang terdampak pembangunan Sirkuit Mandalika itu.

"Langsung akan kami berikan sertifikat dengan nama sesuai dari warga yang menempati," kata orang nomor dua di Lombok Tengah itu.

Kepala Dusun Ebunut, Desa Kuta Rahmat Panye menyebutkan saat ini jumlah warga yang masih belum mempunyai rumah tinggal 88 kepala keluarga (KK).

Kemudian untuk sisanya sudah mempunyai lahan dan rumah masing-masing.

"Tidak semua warga yang di HPL 94 itu akan tinggal di sana, karena ada juga warga yang membuat rumah di lahan yang dimiliki secara pribadi," kata Rahmat. (mcr38/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cerita di Balik Keindahan Terowongan Sirkuit Mandalika


Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Edi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler