Korban Teror di Sarinah Bertambah Lagi

Minggu, 17 Januari 2016 – 14:13 WIB
Polisi melakukan olah TKP tak lama usai aksi terorisme di kawasan Sarinah, Kamis (14/1). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya, Kombes Musyafak, mengatakan terdapat 34 orang menjadi korban aksi terorisme di kawasan Sarinah pada Kamis, (14/1) lalu.

Sebelumnya sempat dilaporkan, total hanya 33 orang, termasuk pelaku yang berjumlah 4 orang.

BACA JUGA: Ternyata Pelaku Teror di Sarinah Cuma 4 Orang, Lho?

"Ada tambahan korban yang melaporkan diri atas nama Ahmad Sofyan dari Bekasi. Yang mana datang ke sini untuk verifikasi dan setelah kami periksa ternyata betul Ahmad Sofyan ada di TKP terkena serpihan bom di telinga di Starbucks Coffee," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (17/1).

Dia melanjutkan, bahwa Ahmad sempat melakukan evakuasi korban aksi teror ke rumah sakit MMC. Namun, lantaran Ahmad belum merasakan sakit, ia akhirnya memutuskan untuk pulang.

BACA JUGA: Innalillahi...Satu Lagi Korban Tragedi Sarinah Meninggal

"Korban awalnya tidak merasakan sakit. Kemudian korban hanya berobat ke rumah sakit Mitra Keluarga untuk rawat jalan," jelasnya.

Oleh karenanya, Musyafak memastikan, korban tewas dan luka berjumlah 34 orang. 26 orang masih hidup dan tengah menjalankan perawatan medis, sedangkan 8 orang dipastikan tewas.

BACA JUGA: IPW Dukung KPK Sikat Oknum DPR Korup, tapi Soal Personel Brimob, Nanti Dulu

Dari 26 orang yang masih hidup, 10 di antaranya sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Delapan orang yang tewas, dua orang sudah diklaim dan dibawa pulang, antara lain. Richo Hermawan diklaim keluarganya dan dibawa pulang. Sedangkan Sugito, yang dikabarkan salah satu terduga teroris, rencananya akan dibawa pulang oleh keluarganya siang ini.

Sisanya tinggal 6 jenazah. 2 di antaranya sedang dalam proses pengklaiman, sedangkan 4 sisanya merupakan terduga teroris. (mg4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PT KAI Perketat Pengamanan dengan Metal Detektor


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler