Korsel Kembangkan Senjata Anti-Drone

Rabu, 18 September 2019 – 05:29 WIB
Peralatan antidrone disiapkan keamanan Rusia sebagai antisipasi serangan teroris. Foto: sputnik international

jpnn.com, SEOUL - Korea Selatan melakukan investasi senilai 74 juta dolar AS untuk mengembangkan sistem senjata yang mampu melacak sekaligus menghancurkan 'drone' hingga 2023, menurut badan pengadaan pada Selasa setelah insiden penyusupan 'drone' pengintai Korea Utara.

Sistem, bernama Block-I, dirancang untuk mendeteksi sekaligus menghancurkan 'drone' berukuran kecil dan pesawat lainnya dengan mengunci pisau optik tak terlihat pada target dari jarak dekat, menurut Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA).

BACA JUGA: Drone Houthi Berhasil Lumpuhkan Produksi Minyak Arab Saudi

"Kami ingin mempercanggih sistem tersebut sehingga mampu mencegat pesawat tempur dan juga satelit," kata pejabat senior DAPA, Song Chang-joon dalam satu pernyataan.

Sebuah 'drone' milik Korea Utara ditemukan pada 2017 di wilayah bagian Korea Selatan di Zona Demiliterisasi yang memisahkan dua Korea.

BACA JUGA: Panglima Yakin Penggunaan Drone TNI AU Bermanfaat Pantau Titik Api Karhutla

Sekitar 550 gambar situs sistem pertahanan anti-rudal ditemukan dari 'drone' tersebut, kata pejabat Korsel.

Pada 2014 'drone' Korea Utara jatuh saat hendak kembali ke negaranya setelah melancarkan misi pengintaian termasuk terbang langsung di Gedung Biru kepresidenan Korsel dan mengambil sejumlah foto, menurut militer Korsel.

BACA JUGA: Hizbullah Klaim Tembak Jatuh Drone Israel

Sistem anti-drone merupakan bagian dari langkah Korsel untuk menyalurkan sumber daya guna melakukan modernisasi militer miliknya bahkan saat pihaknya berupaya meredakan ketegangan dengan Korut melalui pembicaraan.

Secara teknis dua Korea masih dalam status perang sejak Perang Korea 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Korsel   Drone   Konflik Korea  

Terpopuler