Richardson yang merupakan diplomat veteran dan mantan duta besar AS untuk PBB tersebut, menyampaikan hal itu setelah dirinya berjumpa dengan sejumlah perwakilan misi Korut untuk PBB di Santa Fe, New Mexico
BACA JUGA: Kontroversi Celana Pendek Michelle Obama
Sang gubernur pun menyebutkan bahwa pertemuan itu sendiri merupakan permintaan pihak diplomat Korut yang harus mendapatkan izin khusus untuk terbang dari New York ke Santa Fe."Mereka (perwakilan Korut) menunjukkan sinyal baik, bahwa (pemerintah) mereka siap untuk berbicara langsung dengan AS," ungkap Richardson kepada CNN
"Saya merasakan untuk pertama kalinya ..
BACA JUGA: Tamiflu Picu Serangan Stroke
sebuah pengurangan keteganganClinton sendiri merupakan perwakilan AS paling senior yang sudah berkunjung ke Pyongyang, ibukota Korut, dalam hampir satu dekade terakhir
BACA JUGA: MU Tumbang di Tangan Klub Promosi
Sang mantan presiden pun sempat bertemu dan bicara empat mata dengan pemimpin Korut yang dikenal keras, Kim Jong-il.Dijelaskan Richardson lagi, pihak perwakilan Korut yang bertemu dengannya menyampaikan antara lain bahwa keputusan pemerintah Korut untuk memberikan pengampunan kepada Euna Lee dan Laura Ling - kedua wartawati AS yang dibebaskan - sebagai sinyal "berbaikan" dari pihak merekaKini katanya, pihak Korut pun berharap ada sinyal lanjutan serupa dari pemerintah AS.
Gubernur New Mexico itu kembali memastikan bahwa pihak Korut memang mengindikasikan siap untuk berdialog lebih jauh dengan pemerintah ASKendati begitu, sebagaimana sudah diketahui sebelumnya pula, pihak Gedung Putih sendiri sebenarnya lebih menginginkan Korut untuk kembali dalam perundingan enam pihak (bersama beberapa negara terkait dan anggota DK PBB lainnya, Red) untuk mendiskusikan denuklirisasi wilayah Semenanjung Korea(ito/JPNN)
BACA ARTIKEL LAINNYA... 130 Juta Data Kartu Kredit Dicuri
Redaktur : Tim Redaksi