Korut Bermesraan dengan Tiongkok

Jumat, 10 Desember 2010 – 05:50 WIB

SEOUL - Menyaingi kunjungan Laksamana Mike Mullen ke Korea Selatan (Korsel), Tiongkok mengutus Dai Bingguo ke Korea Utara (Korut)Rabu lalu (8/12), politikus 69 tahun yang menjabat sebagai state councilor (setingkat sekretaris kabinet) itu tiba di Pyongyang

BACA JUGA: Ketegangan Baru di Semenanjung Korea

Dia langsung berdialog empat mata dengan Pemimpin Korut Kim Jong-il

   
"Kedua belah pihak telah mencapai beberapa kesepakatan dalam hubungan bilateral dan situasi terkini di Semenanjung Korea," terang Kantor Berita Tiongkok Xinhua, mengutip pernyataan pejabat pemerintah Korut, kemarin (9/12)

BACA JUGA: Pendukung WikiLeaks Bajak Situs Kejaksaan Swedia dan MasterCard



Konon, dalam pertemuan tertutup tersebut, Dai dan Kim juga membahas isu keamanan di Asia Pasifik
Mereka berjanji meningkatkan hubungan baik kedua negara.   

Pertemuan Kim dan Dai itu merupakan dialog langsung pertama Korut dan Tiongkok sejak insiden 23 November lalu

BACA JUGA: MasterCard Blokir Rekening WikiLeaks

Sebagai sekutu, Beijing sama sekali tidak menegur atau mengecam Pyongyang terkait insiden yang menewarkan dua marinir dan dua warga sipil Korsel tersebutPadahal, insiden itu pecah akibat tembakan artileri Korut ke salah satu pulau terluar KorselYakni, Pulau Yeonpyeong.

Kepada Associated Press, Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Jiang Yu mengonfirmasikan kunjungan Dai ke KorutSelain menemui Kim, pejabat penentu kebijakan luar negeri Negeri Panda itu juga berdialog dengan Wakil Perdana Menteri (PM) Korut Kang Sok-JuSayangnya, Jiang tidak bersedia memberitahukan agenda yang dibahas dua negara sekutu tersebut

Dalam kesempatan itu, politikus perempuan tersebut malah memperingatkan Korsel terkait meningginya tensi di Semenanjung KoreaMenurut dia, latihan perang gabungan Korsel dan Amerika Serikat (AS) memperkeruh situasi keamanan di kawasan Asia PasifikApalagi, usai menggelar simulasi dengan Korsel, AS melanjutkannya dengan JepangKorsel pun saat ini menggelar latihan tembak di perbatasan

"Reaksi yang kurang pantas justru akan mengantarkan kawasan ini pada kondisi yang kian tidak menentu dan mengancam stabilitas keamanan serta perdamaian regional," paparnya dalam jumpa pers di Beijing, seperti dilansir Agence France-Presse kemarin

Dia lantas mengimbau Korsel dan sekutunya, AS serta Jepang, agar bisa menahan diri demi terjaganya stabilitas keamanan dan perdamaian.
   
Sementara itu, Mullen yang kemarin berada di Jepang, kembali mengimbau Tiongkok untuk memanfaatkan pengaruhnya atas KorutDia berharap, Beijing bisa membujuk Pyongyang supaya berhenti memprovokasi KorselDengan demikian, ketegangan di Semenanjung Korea akan berkurang"Tiongkok harus bisa membimbing Korut menuju masa depan yang jauh lebih baik," tandasnya

Dalam kesempatan itu, Mullen juga mengusulkan hubungan pertahanan tiga arah antara AS, Korsel dan Jepang"Ini penting untuk menjaga stabilitas regional dalam menghadapi provokasi Korut yang didukung sekutunya (Tiongkok)," ungkapnya

Pekan depan, Wakil Menlu AS James Steinberg akan memimpin delegasi pemerintah ke TiongkokKabarnya, mereka akan menyampaikan teguran langsung pada Beijing(hep/dos)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Inggris Tangkap Pendiri WikiLeaks


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler