Kota Sukabumi Dilanda Bencana, Longsor Sampai Pohon Tumbang

Senin, 06 Juni 2022 – 22:40 WIB
Petugas gabungan saat mengevakuasi batang pohon yang tumbang di Perum Cikundul Resident ???????RT 2 RW 5, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jabar pada Senin, (6/6). Antara/HO/BPBD Kota Sukabumi

jpnn.com, SUKABUMI - Kota Sukabumi dilanda bencana alam yang dipicu hujan deras yang turun sejak Senin (6/6) sore hingga malam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Imran Whardani mengatakan bencana melanda lima lokasi berbeda.

BACA JUGA: Tampang Pembunuh Bang Jack

"Tidak ada korban jiwa pada bencana yang terjadi pada Senin ini, hanya saja sejumlah warga harus mengungsi karena rumahnya rusak atau ambruk," kata Imran di Sukabumi, Senin.

Informasi yang dihimpun dari petugas BPBD Kota Sukabumi, bencana yang dipicu hujan deras yang turun sejak sore hingga malam menyebabkan dapur rumah milik seorang warga roboh yang berada di Kampung Kebonmanggu, RT 03/05, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.

BACA JUGA: Jalan Lebak-Sukabumi Tertutup Longsor

Kemudian, satu rumah di Kampung Cikundulhilir, RT 2 RW 4, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu yang diketahui milik Ibu Rosani.

Selanjutnya, bencana tanah longsor melanda Jl Raya Baros tepatnya di RT 2, RW 7, Kelurahan/Kecamatan Baros sekitar 200 meter sebelum Terminal Jubleg, Kabupaten Sukabumi.

Pohon tumbang terjadi di Perum Cikundul Resident RT 2 RW 5, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu dan genangan air merendam sebagian Jalan Baros tepatnya di sekitar Jembatan Baros, Kecamatan Baros yang disebabkan meluapnya Sungai Cisuda.

"Hingga saat ini petugas gabungan dari untuk BPBD, TNI, Polri, relawan yang dibantu masyarakat masih bergotong royong membersihkan sisa puing rumah yang roboh serta lumpur," tambahnya.

Imran mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dengan kondisi cuaca yang cukup ekstrem dalam beberapa hari terakhir ini, seperti hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada hari ini bisa memicu terjadinya bencana. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler