KPK Angkut Bupati dan 24 Pejabat, Ada Korupsi Berjemaah di Kepulauan Meranti?

Jumat, 07 April 2023 – 16:05 WIB
Sejumlah pejabat yang ikut terjaring dalam OTT Bupati Meranti saat akan dibawa oleh tim KPK. Foto: Sumber JPNN.com.

jpnn.com, JAKARTA - Selain Bupati Meranti Muhammad Adil, sebanyak 24 orang pejabat di Pemkab Meranti juga ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan hingga Jumat (7/4) siang, setidaknya 25 orang diamankan dalam OTT tersebut.

BACA JUGA: KPK Bakal Bawa Bupati Meranti ke Jakarta Hari Ini

“Sejauh ini tim KPK mengamankan 25 orang terdiri dari Bupati, Sekda, Kepala Dinas dan Badan, Kepala Bidang dan pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti serta ajudan Bupati dan pihak swasta,” kata Ali Fikri kepada JPNN.com.

Dia mengatakan bahwa KPK akan terus mendalami keterangan para terperiksa.

BACA JUGA: Sabar, KPK Sedang Hitung Uang Hasil Rasuah Bupati Meranti, Besar atau Kecil?

“Tim KPK masih terus melakukan pendalaman dengan melakukan permintaan keterangan terhadap para terperiksa. Perkembangan akan disampaikan,” ucapnya.

KPK juga telah membawa Bupati Meranti Muhammad Adil ke Jakarta.

BACA JUGA: Bupati Meranti Muhammad Adil jadi Kepala Daerah Pertama Ditangkap KPK di 2023

Menurut sumber JPNN.com Muhammad Adil tiba di VVIP Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, sekitar pukul 13.00 WIB.

Oleh penyidik, dia langsung dikawal masuk ke pesawat Batik Air dengan jadwal penerbangan pukul 13.55 WIB.

Adil berangkat menggunakan kemeja putih, mengenakan jaket dan membawa koper hitam.

“Untuk bukti uang sementara kami pastikan tim juga mengamankannya. Jumlahnya masih terus dihitung dan dikonfirmasi kepada beperapa pihak yang diamankan,” beber Ali.

Namun, Ali Fikri menjelaskan bahwa sebagai pemahaman bersama, mengenai jumlah uang besar ataupun kecil itu bukan utama dalam pembuktian unsur korupsi.

“Sedikit atau banyak sama saja itu perbuatan korupsi, bahkan menerima janjipun bila itu ada transaksi terkait penyalahgunaan jabatan sbg penyelenggara sudah masuk kategori tindak pidana korupsi,” jelasnya.

OTT dilakukan pada Kamis (6/4) malam. Ali belum menyampaikan OTT tersebut terkait hal apa. Saat ini tim KPK masih bekerja mengumpulkan bahan keterangan dari beberapa pihak.

“Setelahnya pasti kami sampaikan lengkap hasil kegiatan tersebut sebagai bagian keterbukaan informasi KPK kepada masyarakat,” pungkasnya. (mcr36/jpnn)


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Rizki Ganda Marito

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler