KPK Kembali Periksa Anak Fredi Numberi Terkait Suap Komisi V

Selasa, 01 November 2016 – 12:47 WIB
Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak. Foto: dok jpnn

jpnn.com - JAKARTA -- Anggota Komisi VIII DPR Fraksi Partai Golkar Elion Numberi terseret dalam dugaan suap anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 

Hari ini Ellion dipanggil lagi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Dia akan diperiksa kembali sebagai saksi dalam kasus yang sudah menjerat sejumlah rekannya di Senayan tersebut. 

BACA JUGA: Jubir FPI Beri Pujian ke Polri karena Seriusi Kasus Ahok

Selain itu penyidik juga memanggil mantan Dirjen Bina Marga Kemenpupera Hediyanto W Husaini. 

Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak mengatakan, Elion dan Hediyanto akan diperiksa untuk tersangka Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional IX Maluku dan Maluku Utara Amran Mustari. 

BACA JUGA: Yusril: Aksi 4 November Sebenarnya Tidak Perlu Ada Jika...

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AHM," kata Yuyuk, Selasa (1/11). 

Anak  mantan Menteri Perhubungan Freddy Numberi itu sebelumnya pernah diperiksa dalam kasus ini pada Kamis 28 April 2016 lalu.  

BACA JUGA: Jokowi: Harap Para Ulama Bersikap Tegas Jaga NKRI

Nama Elion disebut-sebut mantan anggota Komisi V DPR Damayanti Wisnu Putranti. 

Elion yang turut hadir dalam kunjungan kerja Komisi V DPR ke Maluku Agustus 2015 itu disebut menerima uang dari pengusaha Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir. 

Namun, Elion tegas membantah menerima duit suap terkait anggaran proyek di Kemenpupera termasuk pembangunan jalan di Maluku. 

"Untuk apa duit itu? Percuma kita masuk DPR harga segitu. Ya Tuhan, itu jauh dari sifat saya," kata Elion, Kamis (28/4). 

Dia pun membantah mengusulkan proyek untuk Maluku. "Saya terus terang kerja di Papua, saya tidak mau tempat-tempat lain, untuk aspirasi tempat lain. Kita usulkan Papua lebih oke," ujar mantan anggota Komisi X dan V DPR ini. 

Selain Elion, penyidik juga memanggil Abdul Khoir yang akan diperiksa untuk saksi tersangka Amran. 

Seperti diketahui, kunker ke Maluku digelar pada Agustus 2015. 

Rombongan dipimpin Ketua Komisi V dari Fraksi Partai Gerindra Fary Djemy Francis, Wakil Ketua Komisi V DPR dari Fraksi Partai Demokrat Michael Wattimena dan Wakil Ketua Komisi V dari Fraksi PKS Yudhi Widiana Adia. 

Adapun anggota yang ikut antara lain Yoseph Umarhadi  dan Sadarestuwati dari PDIP, Elion, Daniel Mutaqien Syafiuddin dari Golkar, Ade Rezki Pratama dari Gerindra. 

Kemudian, Umar Arsal dari Demokrat, Yasto Soepredjo Mokoagow dan Syahrulan Puasawa dari PAN, KH Abdul Hakim dari PKS, Peggi  Patricia Pattipi, Mohammad Toha dari PKB, Fatmawati Rusdi dari PPP dan Fauzih H Amro dari Hanura. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Demokrasi Jadi Kering Makna Tanpa Toleransi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler