KPK Segera Sasar Aset Akil Mochtar

Rabu, 09 Oktober 2013 – 00:22 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelusuri aset milik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) nonaktif, Akil Mochtar yang kini menjasi tersangka kasus suap penanganan sengketa pilkada. Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, penelusuran aset sudah menjadi prosedur KPK setelah menetapkan seorang tersangka.

"Setiap penanganan perkara terkait dugaan tindak pidana korupsi, tentu setelah proses penetapan tersangka kemudian ada pemeriksaan, langkah yang juga dilakukan adalah menelusuri aset semua tersangka. Jadi tentu akan dilakukan asset tracing," kata Johan di KPK, Jakarta, Selasa (8/10).

BACA JUGA: Harapkan Publik Berikan Kesempatan ke Sutarman

Meski begitu, lanjut Johan, KPK belum melakukan pembekuan atau pemblokiran terhadap rekening milik Akil. "Belum (ada pembekuan rekening). Nanti kalau ada kita sampaikan," kata Johan.

Seperti diketahui, KPK empat orang tersangka dalam kasus dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Gunung Mas, yakni Akil Mochtar, anggota DPR dari fraksi Golkar Chairun Nisa, pengusaha Cornelis Nalau, dan Bupati Gunung Mas, Hambit Bintih

BACA JUGA: Gunakan CAT, Kemlu Optimistis Bisa Rekrut CPNS Berkualitas

Barang bukti dalam kasus itu adalah uang dalam bentuk dolar Singapura (SGD) 284.050 dan dalam bentuk dollar Amerika (USD)22 ribu. Kalau dirupiahkan total nilainya sekitar Rp 3 miliar.

Sedangkan, dalam kasus dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Lebak, KPK menetapkan tiga orang tersangka. Mereka adalah Akil Mochtar, pengacara Susi Tur Andayani, dan adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Barang bukti dalam kasus itu adalah uang Rp 1 miliar dalam pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.(gil/jpnn)

BACA JUGA: Daerah Batal Seleksi CPNS, Jatah Kursi Hangus

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... PNS Pajak Gunakan Uang Sogokan untuk Ruwatan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler