KPU Banten Hanya Terima Dua Pasangan Independen

Minggu, 07 Agustus 2016 – 21:15 WIB
Suasana hari terakhir pendaftaran paslon independen di kantor KPU Banten. Foto: dok jpnn

jpnn.com - SERANG - KPU Banten telah menutup pendaftaran bakal pasangan calon gubernur dari jalur independen, Minggu (7/8) sore. Hingga penutupan, hanya dua pasangan calon yang pendaftarannya diterima oleh KPU Banten.

Pasangan yang diterima yaitu Yayan Sofyan-Ratu Siti Enong dan Dimyati Natakusumah-Yemmilia. Sementara Ampi Tanudjiwa-Yeyen dan Tb Sangadiah-Subari tidak bisa mengikuti tahapan selanjutnya.

BACA JUGA: Anggota Dewan Pakar Golkar Incar Kursi Bupati Tapteng

“KPU Banten hanya menerima dokumen dukungan dari dua bakal paslon yakni Dimyati Natakusumah-Yemmelia, dan Yayan Sofyan-Ratu Siti Enong,” ungkap Komisioner KPU Pokja Verifikasi Dukungan, Syaiful Bahri kepada wartawan di Kantor KPU Banten, Cipocok Jaya, Minggu (7/8) sore.

Syaiful menjelaskan, penerimaan penyerahan dukungan bakal pasangan calon perseorangan berdasarkan UU 10/2016 tentang Pilkada dan PKPU Nomor 4 tentang Jadwal Tahapan Pilkada, 7 Agustus hari ini batas akhir penyerahan berkas dukungan ditutup pukul 16.00.

BACA JUGA: Pendukung Sebut Risma Tidak Cari-Cari Jabatan

“Sampai dengan hari ini dari yang datang ke KPU, pertama Yayan-Ratu Enong berdasarkan sistem informasi pencalonan upload dukungan melebihi dukungan. Berdasarkan minimal dukungan 601.805 sudah terpenuhi. Maka berkas dokumen dukungan kita terima dan langsung kita verifikasi jumlah dukungan dan sebarannya,” katanya.

“Kedua pasangan calon Dimyati Natakusuma-Yemmilia berdasarkan Silon angkanya melebihi jumlah minimal, maka dokumen hard copy-nya kita terima. Dua pasangan calon diterima secara online, berkasnya sedang diverifikasi,” sambung Syaiful.

BACA JUGA: Bu Mega Rela Kehilangan Jatim demi Jakarta?

Sedangkan Tb Sangadiah-Subari, lanjut dia, karena data dukungan di Silon-nya baru menunjukkan 170 ribuan dan Ampi Tanujiwa-Yeyen baru 900-an. “Setelah keduanya diberi kesempatan hingga pukul 16.00 WIB, angkanya belum berubah hingga batas minimal, sehingga di Silon-nya belum ada konfirmasi diterima, sehingga dokumen hard copy-nya pun tidak kami terima,” katanya. (Fauzan Dardiri/dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jaklovers Desak Megawati Boyong Risma ke Jakarta


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler