KPU: Pendaftar Bacaleg Masih Nihil

Rabu, 11 Juli 2018 – 19:41 WIB
Pemilu. ILUSTRASI. Foto: Dok. JPNN.com

jpnn.com, GRESIK - Belum seorang pun nama bakal calon legislatif (bacaleg) yang masuk ke meja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik hingga saat ini.

Pendaftaran dibuka pada 4 Juli dan akan ditutup pada 17 Juli. Namun, partai-partai politik (parpol) tidak juga segera memasukkan daftar bacalegnya untuk Pemilu 2019.

BACA JUGA: Ngebet Usung AHY agar Partai Pak SBY Tak Jeblok di Pileg

''(Caleg, Red) yang daftar masih nihil,'' kata Ketua KPU Gresik Akhmad Roni.

Hingga kemarin, ungkap dia, hanya ada satu atau dua bacaleg yang datang ke kantor KPU. Tujuannya sebatas konsultasi.

BACA JUGA: Para Tokoh Beken Jambi pun Coba Peruntungan ke Senayan

Ada juga yang ingin memastikan namanya masuk daftar pemilih tetap (DPT) sebagai syarat ke parpol tempat melamar sebagai caleg.

"Minta surat pengantar masuk DPT untuk diserahkan ke partai," kata seorang bacaleg PDIP M. Hilmi di kantor KPU.

BACA JUGA: Menteri Perdagangan Mau Nyaleg?

Saat ini seluruh parpol memang sedang sibuk mengurus kelengkapan berkas para bacaleg.

Semua persyaratan masih dilengkapi. Mulai surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), ijazah, tes antinarkoba, hingga tes kesehatan jiwa.

''Kami tidak ingin, saat diverifikasi KPU, ada syarat yang kurang. Semua berkas kami siapkan secara lengkap," ungkap Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC Partai Gerindra Gresik Syafiqi M. Zein.

Penjaringan bacaleg Gerindra, ujar Syafiqi, telah tuntas 100 persen. Mereka sudah menjalani serangkaian seleksi internal.

Termasuk syarat 30 persen keterwakilan perempuan. Itu terpenuhi. "Setelah berkas beres, kami langsung daftar dua atau tiga hari ke depan," ujar Syafiqi.

Hal sama diungkapkan PKB. Wakil Ketua DPC PKB Gresik M. Syafi' A.M. mengklaim persiapan bacalegnya sudah final. Seluruh daerah pemilihan (dapil) telah memiliki caleg. Mereka disiapkan melalui penjaringan partai. "Sudah menjalani uji kelayakan. Semuanya layak. Tinggal melengkapi berkas," jelasnya.

Secara terpisah, 40 bacaleg dari berbagai partai menjalani tes bersih dari narkoba kemarin.

Mereka mengikuti tes urine di Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik.

Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto menyatakan, 40 bacaleg itu membawa alat tes sendiri.

"Kami tidak menyediakan," ujarnya.

Alat tes tersebut bisa didapatkan di sejumlah apotek. Semua jenis memiliki standar yang sama, bisa mendeteksi seluruh zat yang mengandung narkoba. Termasuk obat medis yang terlarang atau tanpa resep dokter.

AKBP Supriyanto mengaku hanya memfasilitasi bacaleg yang hendak tes urine. Ada dokter khusus yang memeriksa hasilnya. "Tidak ada biaya sepeser pun," tuturnya.

Tidak ada bacaleg yang terindikasi mengonsumsi narkoba. "Kalau ada yang positif, langsung kami amankan," canda perwira polisi dengan dua melati di pundak itu. (mar/adi/c20/roz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jurus Pak Sabam Gembleng Kader Banteng agar Tetap Semangat


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler