Kriminalisasi Pasien RS Omni International Alam Sutera

Rabu, 03 Juni 2009 – 10:30 WIB
DIBUNGKAM- Prita Mulyasari (32) warga Villa Melati Residence Serpong, Tangerang Selatan harus mendekam dalam tahanan lantaran menyampaikan keluhan atas pelayanan buruk yang diterimanya dari RS OMNI Alam Sutera.

TERUS terang kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kriminalisasi pasien yang dilakukan oleh Rumah Sakit Omni Internasional Alam SuteraApapun alasan kriminalisasi terhadap pasien tersebut, entah itu (terutama) melalui jalur pencemaran nama baik atau pun alasan lainnya, dipastikan akan  menjadi bumerang yang sangat buruk bagi rumah sakit tersebut.

Seperti diketahui, Prita Mulyasari (32) warga Villa Melati Residence Serpong, Tangerang Selatan yang memiliki anak masing-masing 3 tahun dan 1 tahun 3 bulan mengeluh atas pelayanan Rumah Sakit Omni International Alam Sutera (dikelola oleh PT Sarana Mediatama International).

Keluhan Prita sebenarnya adalah  pengalaman pribadinya sendiri ketika berobat di rumah sakit internasional tersebut

BACA JUGA: Tanggapan Iklan Promosi Lifebuoy

Namun karena merasa dipingpong dan tidak mendapat jawaban yang memuaskan soal penyakitnya, Prita kemudian mengirimkan email kepada sahabatnya, yang kemudian menyebar luas di berbagai mailing list.

Pihak rumah sakit rupanya marah dan mengadukan masalah ini kepada pihak yang berwajib
Akibatnya Prita yang masih menyusui anaknya itu dijebloskan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Tangerang, sejak pertengahan Mei 2009.

Pertanyannya, pantaskan rumah sakit mengadukan pasiennya, padahal dia mengeruk keuntungan sebesar-besarnya dari pasien? Bukanlah jika  keluhan kecil dari Prita jika ditanggapi secara professional, tidak akan menimbulkan keluhan yang lebih besar? Bukankah  respon yang dilakukan oleh pihak RS Omni Internasional bisa merusak citra rumah sakit secara keseluruhan?

Kami salut dan memberikan penghargaan yang baik terhadap Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) dan Dewan Pers yang mengangap bahwa penanganan RS Omni International Alam Sutera terhadap keluhan Prita terlalu berlebihan

BACA JUGA: Capres-Cawapres Kurang Peduli pada Pancasila?

Mudah-mudahan, kasus yang buruk seperti ini hanya yang pertama dan yang terakhir yang dilakukan oleh rumah sakit.

Pada kesempatan yan baik ini kami menghimbau agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari untuk turun tangan menangani persoalan rakyat ini
Bahkan jika perlu, para aktifis konsumen, aktifis perempuan dan anak, serta lembaga bantuan hukum untuk rakyat segera melakukan koordinasi dan komunike bersama untuk menuntaskan persoalan ini secara lebih adil dan  lebih beradab.


Barata Nagaria

Koordinator
Solidaritas Anti Kriminalisasi Pasien Indonesia (SAKPI)
https://anti-kriminal.blogspot.com
email : barata.nagaria@yahoo.co.id

BACA JUGA: Pilpres, Jangan Korbankan Kepentingan Bangsa!

BACA ARTIKEL LAINNYA... Berita Bangku Sekolah Didramatisir


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler